Darah kedua korban masih bersimbah di lantai

MANAberita.comAKSI kekerasan dalam rumah tangga terjadi di Jalan Raden Fatah Gang Haji Hasyim RT 03/06 Kelurahan Sudimara Selatan, Ciledug Kota Tangerang, Kamis (14/09), sekitar pukul 09.00 WIB. Kekerasan ini dilakukan oleh pria bernama Agus (40) yang nekat melakukan aksi pembacokan terhadap istrinya bernama Sumiati (38) dan anaknya Rosmani (16) lantaran cemburu.

Peristiwa ini berawal saat sang istri menghadiri reuni SMA, di sana dia bertemu dengan mantan pacarnya waktu di sekolah. Semenjak pertemuan itu, Agus mengaku jika istrinya kerap ditelepon oleh seseorang.

Kecemburuan dan kemarahannya memuncak saat Agus melihat pesan di WhatsApp (WA) sang istri dari seorang pria yang merupakan mantan pacar korban di sekolah. Setelah membaca pesan di WA tersebut, Agus mengikuti sang istri yang bertemu dengan mantan pacarnya.

Setelah kembali ke rumah, pasangan suami istri ini pun bertengkar. Tanpa pikir panjang, Agus mengambil sebilah golok dan membacok Sumiati tanpa ampun.

Sang anak yang melihat kejadian tersebut berusaha untuk melerai namun sang ayah justru membacoknya.

Akibat kejadian tersebut, Sumiati mengalami luka parah pada kaki, badan dan kepala. Sementara anaknya, Rosmini, mengalami luka di pergelangan tangan dan leher. Setelah menganiaya, pelaku langsung kabur.

Kedua korban lalu langsung meminta tolong tetangga sekitar dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Asih Ciledug. Sebagian warga lain melaporkannya ke Polsek Ciledug.

Sementara pelaku berhasil ditangkap beberapa jam setelah kejadian.

Kejadian ini dibenarkkan oleh Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan.

“Pelaku telah kami tangkap, setelah beberapa jam kabur usai pembacokan tersebut. Infonya gara-gara reuni. Istrinya janjian sama mantannya. Setelah itu, mereka diikuti pelaku dan terjadi pertengkaran,” ujarnya. (Int)

Tonton video di sini:

Baca Juga
Dijual Murah Dengan Harga 35 Juta, Rumah ini Justru Enggan Dibeli Warganet
8 Tipe Murid yang Selalu Diinget Guru, Jadi Kangen Masa Sekolah
Anggota TNI Yang Melakukan Aksi Pemukulan Terhadap Polisi Rupanya Memiliki Gangguan Kejiwaan

Posted by Yuni Rusmini on Thursday, 14 September 2017