Opoteker se Indonesia tolak penyalahgunaan dan peredaran obat ilegal

MANAberita.com – UNTUK mengedukasi masyarakat supaya tidak sembarangan mengonsumsi obat dan membelinya di tempat yang benar. Minggu, (01/10) sekitar 1.300 apoteker se-Surabaya menggelar aksi damai di Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Surabaya.

Abdul Rahem, selaku Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Jawa Timur mengatakan, aksi ini merupakan bentuk keprihatinan para apotekerr dan rasa kepeduliannya kepada masyarakat Indonesia.

“Belakangan ini sedang marak obat yang dijual secara ilegal dan menyebabkan efek samping yang buruk. oleh karena itu kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia,” tambah Abdul.

Ribuan apoteker se-Surabaya gelar aksi damai penolakan penyalahgunaan obat terlarang, Minggu (01/10)

Ribuan massa tersebut terdiri dari Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Surabaya, Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (Ismafarsi) Fakultas Farmasi Unair, Universitas Surabaya (Ubaya), dan Universitas Widya Mandala (UWM) Surabaya.

Baca Juga
Jangan Dibuang! Inilah Manfaat Tak Terduga Dari Bawang Merah!
Terkait Teror Bom di Surabaya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian: Masih Ada 500 Teroris yang Berkeliaran
Dibully Habis-Habisan, Wanita Pembuat Status Kontroversional Bom Surabaya Meminta Maaf

Aksi tersebut semakin menarik perhatian warga karena pemilihan tempat yang tepat ditambah dengan kostum peserta aksi yang bernuansa serba merah sembari membentangkan poster kampanye penolakan penyalahgunaan dan peredaran obat ilegal.

“Dipilihnya Taman Bungkul sebagai tempat digelarnya aksi sebab menjangkau banyak masyarakat untuk mengkampanyekan penolakan penggunaan obat ilegal,” sambung Abdul.

Ribuan apoteker tersebut juga melakukan long march dari Jalan Citarum putar balik Depan Masjid Al Falah, Jalan Darmo, Hotel Mercure, Taman Bungkul, dan kembali ke Jalan Citarum. (neny)