Celana Dalam

MANAberita.com – CELANA dalam adalah pakaian yang dikenakan di bawah pakaian lainnya, seringkali langsung bersentuhan dengan kulit. Itu sebabnya celana dalam yang telah dipakai sejak lama bisa menurunkan kualitas kesehatan dan kenyamanan. 

Dalam rangka hemat, biasanya celana dalam digunakan sampai bertahun-tahun. Kondisinya memang tampak bersih dan masih layak pakai, akan tetapi menurut Good Housekeeping Institute, celana dalam lama sangat berpotensi menyebabkan masalah kesehatan di area pribadi.

Masalah kesehatan tersebut dipicu oleh bakteri E.coli yang pertumbuhannya sudah sangat banyak disana. Bakteri tersebutlah yang mampu memicu berbagai penyakit semisal infeksi jamur bahkan infeksi saluran kemih.

Malahan, 83 persen celana dalam lama itu disebut menyimpan lebih dari 10 ribu bakteri hidup karena kebiasaan mencuci pakaian bersama-sama pada mesin cuci.

Untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan di area genital, selain tidak mengenakan celana dalam yang sudah berusia lebih dari satu tahun, ahli ginekologi Dr Jennifer Bradford juga menyarankan untuk tidak mengenakan celana dalam yang kotor saat tidur.

Selain pertimbangan kuman dan bakteri yang sudah melekat, ia juga menyebut bahwa saat tidur sirkulasi udara di area vital sebaiknya diberi keleluasaan. Karenanya mengenakan celana piyama saja sudah cukup.

Baca Juga
Wow! Gak Nyangka, 25 Penyakit ini Dapat Disembuhkan Dengan Jeruk Nipis
Inilah 5 Rahasia Kesehatan Prima Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Tertua di Dunia
Stop! Jangan Sentuh 5 Bagian Ini Pada Tubuhmu!

“Kita membutuhkan lebih banyak udara di bagian itu,” ungkap Bradford dikutip dari laman UK Style Yahoo.

Saran yang ia berikan demi menjaga kesehatan area pribadi adalah, dengan tidak mencampur baju dan celana dalam saat sedang mencucinya. Jika memungkinkan, cucilah celana dalam sendiri dengan tangan. Tidak memakai mesin cuci bersama.

Mengganti celana dalam secara rutin juga disarankan, minimal setahun sekali agar kesehatan tetap terjaga. (Int)