Sarni Tengah hamil dan mengidap penyakit leukimia

MANAberita.com — SEORANG ibu asal Desa Rejo Sari, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Muba yang bernama Sarni (28) mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Muba H Dodi Reza Alex karena menderita leukimia disaat tengah mengandung 7 bulan, Kamis (02/11).

3 tahun lamanya Sarni berjuang melawan penyakit mematikan sendirian sebelum akhirnya mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang. Sarni yang memiliki dua orang anak ini juga berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Hal inilah yang membuat Bupati merasa prihatin hingga memilih turun tangan untuk memberikan pengobatan terhadap Sarni. Camat Sungai Keruh, Yus Farizal SSTP MSi mengatakan jika Sarni sempat mendapatkan pengobatan di RSUD Sekayu.

“Sebelumnya ibu Sarni ini terus mendapatkan perawatan di RSUD Sekayu, tetapi karena yang bersangkutan sedang hamil jadi kita rujuk ke RSMH,” ujarnya.

Suami Sarni yang sehari-hari bekerja serabutan tersebut tidak mampu membawa sang istri ke Palembang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Bupati sendiri meminta agar pihak kecamatan bersama Dinsos mendampingi Sarni selama proses pengobatan. “Pihak Kecamatan bersama Dinsos Muba langsung mendapatkan instruksi dari Bupati untuk segera membawa Sarni ke RSMH Palembang,” tutup Yus.

Baca Juga
Malu Kening Berkerut? Atasi Dengan Cara ini Yuk!
Selain di Pipi, Bagian Tubuh ini Juga Bisa Dipoles Blush On, Supaya Tetap Charming!
Siti Nurhaliza Umumkan Kabar Gembira di Instagram, Netizen Tahniah Dato

Sementara itu, Kasi Perlindungan Sosial Bencana Alam Dinsos Kabupaten Muba, Maisaro SH MSi mengungkapkan jika kondisi Sarni sudah mulai membaik.

“Sebelumnya Hb Sarni hanya 5, dan saat ini Hb nya naik menjadi 7, dan kondisi Sarni sudah mulai fit dengan mendapatkan perawatan intensif dari pihak RSMH Palembang,” jelasnya.

Menurut keterangan, darah Sarni mengalami penurunan setelah dirinya berhenti mengkonsumsi obat leukimia lantaran tengah mengandung. Untunglah kondisi Sarni baik-baik saja setelah mendapatkan perawatan dan tidak menganggu kehamilannya. (Dil)