Bupati Muba, Dodi Reza Alex saat menerima DIPA dari Gubernur Sumsel, Alex Noerdin

MANAberita.com – KABUPATEN Musi Banyuasin (Muba) yang didaulat sebagai Kabupaten paling cepat dalam pengesahan APBD 2018 mendapat sorotan dari banyak pihak. Bahkan, Gubernur Sumsel Alex Noerdin meminta daerah-daerah di Sumsel belajar dan berkoordinasi dengan Kabupaten Muba dalam penyusunan APBD.


“Muba luar biasa, sudah menuntaskan pengesahan APBD 2018. Alhasil, mereka mendapat dana tambahan reward dari Pemerintah Pusat sebesar Rp26 Milyar. Pemprov Sumsel juga harus belajar dan berkoordinasi dengan Muba,” ujar Gubernur Sumsel Alex Noerdin di sela Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2018 di Auditorium Graha Bina Praja Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (19/12).

Menurutnya, dengan percepatan pengesahan APBD 2018 tersebut merupakan prestasi dan capaian yang sangat baik.

“Saya berharap daerah lain di Sumsel saling berkoordinasi untuk capaian prestasi yang lebih baik lagi ke depan,” ungkapnya.

Lanjutnya, dengan penyerahan DIPA tersebut diharapkan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat membangun daerah lebih awal dan baik untuk masyarakat banyak.

“Gunakan untuk pembangunan sebaik mungkin yang menyentuh ke semua lapisan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang menerima langsung Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2018 menyebutkan, Pemkab Muba akan terus komitmen untuk mempercepat penuntasan pembangunan infrastruktur.

Kepala Daerah se Sumsel saat penyerahan DIPA di Auditorium Graha Bina Praja Sumsel (19/12)

Terlebih, untuk anggaran dana desa 2018 mendatang di Kabupaten Muba mengalami peningkatan sebesar Rp 16 Miliar yakni dari Rp181 Miliar di tahun 2017 dan 2018 mendatang menjadi Rp197 Miliar.

Baca Juga
Mengapa Dodi Reza Selalu Jadi Sorotan Publik? Ternyata ini yang Dilakukannya
Wartawan Kota Palembang Diculik, Pelaku Tertangkap di Banyuasin
Veteran Akui Dodi Reza Sosok Visioner dan Berkomitmen

“Tahun 2017 ini juga penggunaan dana desa di Muba zero corruption dan tidak ada perangkat desa yang terlibat tindak pidana korupsi akibat dari pengelolaan dana desa, kami sangat berterima kasih dengan komitmen kepala desa di Muba,” terangnya.

Dijelaskan, tercatat di Kabupaten Muba ada sebanyak 227 desa dan sangat detail dalam penyampaian realisasi pengelolaan dana desa.

“Alhamdulillah juga berkat komitmen perangkat desa tersebut, Kabupaten Muba ini jadi pilot project, dan bahkan bisa menjadi etalase di Indonesia karena sudah menerapkan SisKeuDes (sistem keuangan desa) secara mandiri  dan transparan,” jelasnya. (Ril)