Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Drs. H. M. Sirozi, MA, Ph.D disela-sela acara wisuda ke-64 di Gedung Academic Center (AC), Sabtu (09/12/17)

MANAberita.com –  UPAYA yang dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dalam mempercepat kelulusan mahasiswa salah satunya yaitu melalui perbaikan proses bimbingan skripsi dan penerapan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mendiri. Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Drs. H. M. Sirozi, MA, Ph.D disela-sela acara wisuda ke-64 di Gedung Academic Center (AC), Sabtu (09/12/17).

Sirozi mengakui bahwa masalah pembimbingan skripsi menjadi salah satu faktor penentu cepat atau lambatnya mahasiswa selesai kuliah. Kondisi yang sama juga terjadi pada kegiatan KKN dengan slot KKN mandiri. “Kalau dua hal ini diperbaiki tentu akan mendorong mahasiswa lebih cepat menyelesaikan pendidikan dan menjadi sarjana,” ungkapnya.

Baca Juga
Komunitas TNPM Lampaui Batas Meski Memiliki Kekurangan
Usai Luncurkan Produk Arrum Haji, Pegadaian Kembali Gelar Seminar Tentang Cara Mudah ke Baitullah
Gara-gara Hal Sepele, Dua Karyawan SPBU Keroyok Konsumennya

Selain itu, percepatan kelulusan bagi mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang juga disiasati melalui penambahan jumlah wisuda dari dua kali menjadi empat kali dalam satu tahun. “Kita berharap dengan adanya perbaikan dan penambahan jumlah pelaksanaan wisuda ini bisa memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mendaftar wisuda,” terang Sirozi.

Sirozi juga menghimbau kepada para alumni agar menjaga ilmu yang sudah didapat dan dapat menerapkannya dalam kebaikan. “Agar bisa sukses dalam karir, wisudawan dituntut agar tidak memiliki ilmu saja tetapi juga harus memiliki karakter yang baik. Dua hal ini sangat kita tekankan kepada alumni,” tegasnya.

Acara kelulusan tiga tingkat sarjana ini diikuti oleh 809 orang mahasiswa yang terdiri dari 38 orang dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 106 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), 76 orang dari Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK), 44 orang dari Fakultas Psikologi, 370 orang dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, 22 orang dari Fakultas Ushuluddin, 40 orang dari Fakultas Adab dan Humaniora dan 113 orang dari Program Pasca Sarjana S2 dan S3. (nad)