Iwan Fals

MANAberita.com-  VIRGIAWAN Listanto atau yang lebih di kenal Iwan Fals, siapa yang tidak mengenal musisi legendaris ini. Berikut beberapa fakta sang legendaris yang berhasil @manaberita rangkum dari berbagai sumber.


1. Seorang Pengamen Jalanan Yang Menjual Sepeda Motor Untuk Rekaman

Bakat Bermusik Iwan Fals bermula saat Dia berusia 13 tahun. Ia sering mengamen di jalanan kota Bandung. Selanjutnya, datang ajakan dari produser untuk  mengadu nasib di Jakarta. Ia pun menjual sepeda motornya untuk membiayai master rekaman albumnya. (Amburadul, 1979)

2. Sering Mengganti Nama

Sebelum terkenal Iwan fals beberapa kali mengganti nama, mulai dari Iwan Fales hingga Iwan Falls. Ia juga punya nama Islam, Muhamad Ridwan Al Fasabih. Nama tersebut di berikan oleh seorang pimpinan pondok pesantren. Ia juga pernah menggunakan nama Pitat Haeng, nama Pitat Haeng digunakan Iwan Fals saat Ia menciptakan lagu untuk musisi lain (Pak Tua, Elpamas).

3. Pernah Mendirikan Partai

Pada tahun 1998, Iwan Fals pernah mendirikan Partai yang bernama Partai Tikus Got. Nama tersebut terinspirasi dari kehidupan Tikus yang mampu berkembang biak dengan banyak, walaupun hidup di tempat bau, kotor dan kumuh.

4. Berulah Di Album Hijau

Karena beberapa persyaratannya tidak dipenuhi produser, Iwan Fals pernah mengancam untuk membakar Album Hijau. Bukan itu saja, ketika Dik Doank akan memotret dirinya untuk kepentingan  cover Album, Ia malah melingkarkan jarinya ke mata, seolah Ia ingin meneropong kamera. Hal tersebut membuat Dik Doank geleng – geleng kepala. “Mau di foto kok malah ngeledek ” ujar Dik Doank sambil tertawa.

5. OI Bukanlah Singkatan Orang Indonesia

OI adalah komunitas besar di Indonesia yang berada di bawah naungan Yayasan Orang Indonesia. Banyak Orang menganggap kalau OI itu singkatan dari “Orang Indonesia”. Tapi pada nyatanya OI adalah panggilan Iwan Fals kepada fansnya, yang Ia tidak tahu namanya satu persatu.

6. Di Tinggal Pergi Anak yang Juga Musisi Terkenal

Iwan Fals dan anaknya Alm. Galang Rambu Anarki

“Galang Rambu Anarki anakku. Lahir awal Januari menjelang Pemilu. Galang Rambu Anarki ingatlah. Tangisan pertamamu, di tandai BBM melambung tinggi.” Lagu tersebut di ciptakan Iwan fals untuk anak pertamanya “Galang Rambu Anarki “. Galang Rambu anarki adalah gitaris group musik Bunga yang terkenal dengan lagu “Jangan Kau Pergi ” Tahun 1997.

7. Mengharamkan Brand Produk di Atas Panggung

Bagi seorang Iwan Fals, di atas panggung adalah daerah khusus seniman. Bahkan merk – merk alat musik yang di pakai pun di tutup dengan lakban hitam. Hal itulah yang membuat panggung konser Iwan Fals berbeda dengan seniman lainnya.

8. Menjadi Bintang Film Dengan Proses Produksi Terlama

Film berjudul “KANTATA TAKWA” yang di produseri oleh Eros Djarot dan Gatot Prakosa, berhasil memecahkan rekor produksi terlama di Indonesia. Yaitu selama 17 tahun, pada tahun 1991 sampai 2008. Film tersebut di bintangi oleh Iwan fals dkk.

Sang Legendaris, Iwan Fals

9. Rekor Konser Penonton Terbanyak

Di tahun 1991, Kantata Takwa menggelar konser di Gelora Bung Karno. Konser tersebut di nobatkan sebagai konser musik dengan rekor penonton paling banyak di dalam negeri. Sekitar 150.000 lebih, orang yang hadir dalam konser tersebut.

10. Atlet Karate Berprestasi

Baca Juga
Inilah Bukti Bahwa Beranak Dalam Kubur adalah Nyata dan Benar Terjadi
100 Tokoh Paling Berpengaruh : Homeros (Tokoh ke 98)
Kabar Duka! Musisi dan Komposer Lagu Legendaries Harry Tasman Meninggal Dunia

Iwan Fals pernah menjadi juara dua karate tingkat nasional. Ia bahkan pernah menjadi pelatih di Sekolah Tinggi Publistik. Hingga kini, Iwan Fals masih sering menggelar latihan karate bareng di rumahnya (leuwinanggung).

11. Rasa Sayang Buat Anak Yang Tertuang Dalam Lagu

Untuk urusan keluarga, Iwan Fals sangat menyayangi anak – anaknya. Bahkan saking sayangnya, Ia menciptakan lagu untuk ketiga anaknya. “Galang Rambu Anarki” (album opini, 1982). Galang Rambu Anarki adalah anak pertama Iwan Fals (meninggal pada tahun 1997). “Annisa Cikal Rambu Bassae” lagu ini seharusnya ada di Album “Aku Sayang Kamu”, namun karena liriknya yang terlalu kritikus terhadap pemerintahan saat itu, maka Produser batal menyertakan lagu tersebut. Anissa Cikal Rambu Bassae, adalah anak kedua Iwan Fals. “Raya Rambu Rabbani” (album raya, 2013). RAYA RAMBU RABBANI adalah anak bungsu Iwan Fals. (ndet)