Jenazah Ariyang Mujiwu telah ditemukan

MANAberita.com – PENCARIAN jasad Ariyang Mujiwu akhirnya membuahkan hasil. Bocah berusia 16 tahun itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa usai melompat dari jembatan setinggi 20 meter usai ketahuan membawa lipstik dan bedak ke sekolah pada Selasa (09/10) lalu.

Saat ditemukan di aliran sungai Lapangan Pema, Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur, jasad Ariyang sudah mulai menggelembung dan masih menggunakan sepatu di kakinya.

Ada dugaan jika siswa kelas 1 di SMP Negeri 3 Strengat, Blitar itu tidak kuat lantaran dibully oleh teman-temannya karena kedapatan membawa perlengkapan kecantikan wanita.

Jenazah Ariyang Mujiwu saat ditemukan

Sebelumnya, Ariyang diminta memanggil orang tuanya karena terjerat razia dan membawa bedak serta lipstik didalam tasnya.

 

BACA JUGA:

Ketahuan Merokok di Sekolah, Siswa Kelas 1 SMP Nekat Akhiri Hidupnya

Baca Juga
Ketakutan, Evan Datang Meminta Maaf Dengan Wajah Sepucat ‘Pocong’
Sadis! Pria Ini Dibacok Teman Dekatnya Sendiri, Ternyata ini Penyebabnya
Sebelum Putuskan Bunuh Diri, Siswa SMP Sempat Berikan Firasat dan Kisah Mistik Kepada Orang Terdekatnya

Namun, usai kedatangan ibunya di sekolah, remaja berkulit hitam manis ini justru belari meninggalkan sekolah dan melompat dari jembatan kereta api Ngurih yang berketinggian 20 meter.

Tidak hanya itu, diduga jika Ariyang penyuka sesama jenis. Hal ini diungkapkannya langsung melalui Facebook pribadinya @Ariyang Yesi Jr.

Terdapat dua postingannya yang menyebutkan jika dirinya seorang gay dan mengunggah foto seorang pria yang diduga sebagai kekasihnya. Terdapat pula beberapa fotonya dengan pose feminim. (Dil)