Line Up Sriwijaya FC (foto : sriwijayapedia)

MANAberita.com – KEKALAHAN yang dialami Sriwijaya FC dan PSM Makassar dari lawan masing-masing pada matchday pertama penyisihan Grup A Piala Presiden 2018 terlihat memengaruhi cara pandang kedua kesebelasan itu menjelang laga kedua.

Sriwijaya FC dan PSM bakal bentrok di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung, Minggu sore (21.

Dikutip dari bola.com, dibandingkan PSM, yang terkesan melepas laga ini, Sriwijaya FC masih memiliki ambisi memenangi duel ini untuk mengamankan tiket ke perempatfinal.

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, menyebut pihaknya sudah melakukan evaluasi dan memetakan titik kelemahan tim selepas kalah dari Persib di partai pertama.

“Kami juga sudah tegaskan ke pemain, apa yang boleh atau tidak dilakukan saat pertandingan. Soal peluang lolos, kami akan berusaha maksimal, tapi sekarang fokus ke satu pertandingan terlebih dulu,” ujar pelatih yang akrab disapa RD itu.

Menurut mantan pelatih T-Team itu, anak asuhnya akan tetap fokus pada program yang telah disusun tanpa melihat siapa lawan yang akan dihadapi.

“Kami hanya fokus pada program yang telah disusun sejak awal dan hanya akan membenahi tim sendiri. Jadi, di laga nanti saya cuma ingin seluruh pemain bermain lebih baik lagi,” jelasnya.

Di Piala Presiden 2018, RD lebih menekankan bagaimana anak asuhnya mengasah mental, bangkit saat mengalami kekalahan atau sikap saat meraih kemenangan.

“Sejak awal saya selalu sampaikan tidak mudah membangun tim dengan 60 persen di antaranya muka baru. Apalagi ada beberapa pemain asing kami yang baru pertama bermain di Asia Tenggara, butuh proses lebih lagi. Tapi, saya cukup puas dengan apa yang sudah ditampikan sejauh ini walau belum sesuai dengan level yang kami inginkan,” lanjutnya.

PSM Bakal Jadi Bulan-bulanan SFC?

Sementara pemain andalan Sriwijaya FC, Makan Konate, menyebut seluruh rekannya saat ini bertekad mencari pelampiasan kemenangan seusai kalah di laga perdana.

“Kami semua fokus menghadapi PSM. Di laga kedua, SFC tidak boleh kalah lagi. Poin penuh tentu mutlak kami raih karena tim ingin lolos ke babak selanjutnya, saya sendiri percaya kami semua bisa mewujudkan hal itu,” ujarnya.

Kans mewujudkan target itu cukup terbuka. Seperti disebut sebelumnya, PSM terlihat melepas laga ini. Tim Juku Eja PSM tampil tanpa diperkuat pemain asing dan stoper murni yang berpengalaman.

Memang ada Hendra Wijaya yang pernah dimainkan sebagai bek tengah pada Liga 1 2017. Tetapi, sejatinya Hendra lebih pas sebagai bek sayap.Begitu pula dengan Hasyim Kipuw. Pemain anyar yang direkrut dari Bali United lebih sering bermain sebagai bek kanan atau gelandang bertahan.

Selain keduanya, masih ada M. Fauzan. Namun, pemain U-19 ini belum pernah bermain pada partai dengan tekanan berlipat. Kondisi ini membuat Juku Eja diprediksi bakal jadi bulan-bulanan Sriwijaya FC.

Asisten pelatih PSM, Imran Amirullah, realitis dalam menyikapi peluang timnya. “Mayoritas materi pemain yang ada belum lama berlatih bersama. Saya hanya berharap pemain tampil lepas dan tanpa beban untuk meredam serangan Sriwijaya,” kata Imran.

Menurut Imran, PSM memang menjadikan Piala Presiden 2018 sebagai ajang uji pemain menghadapi Liga 1 2017. “Kami sengaja menambah kekuatan tim dari PSM U-19 karena pada waktu yang sama, PSM berhadapan dengan MND Army (Kamboja) pada final Supercup Asia,” ucap Imran.

Line Up Kedua Kesebelasan

Sriwijaya FC (4-3-3) : Teja Paku Alam (kiper); Alvin Tuasalamony, Saepulloh Maulana, Mamadou Ndiaye, Novan Sasongko (belakang); Ichsan Kurniawan, Adam Alis, Syahrian Abimanyu (tengah); Makan Konate, Esteban Viscarra, Manucechr Dzalilov (depan)

Baca Juga
Kofibang Gaet IWO Sumsel Untuk Sukseskan Pemutaran Fim M20H di Palembang
Terlibat Pengeroyokan, Reza Diamankan Polsek Sako
Tidak Perhatikan Tulisan Dibaju Kaosnya, Pemuda Ini Masuk Bui

Pelatih: Rahmad Darmawan

PSM (4-3-3): M. Syaiful (kiper); Reva Adi Utama, Hasyim Kipuw, Hendra Wijaya, Ahmad Haris (belakang); Arsyad Yusgiantoro, Rasyid Bakri, Hersya Scifo (tengah); Irfan Jamil, Muchlis Hadi Ning, Heri Sutanto (depan)

Pelatih: Imran Amirullah