MANAberita.com – Sepakbola selalu memberi panggung yang lapang untuk para penyerang. Maka tak heran jika Cristiano Ronaldo kembali memenangi gelar pemain terbaik dunia.

CR7 berhasil mengalahkan pesaing terdekatnya Lionel Messi. Sementara satu calon lagi Neymar harus puas di peringkat ketiga dalam bursa FIFA Ballon d’Or 2017.

Ada semacam “kasta” yang tercipta secara alamiah di sepakbola, bahwa posisi pemain bertahan tidak lebih seksi dari penyerang.

Jika tim anda ingin menang (harusnya memang demikian) maka tim tersebut harus mencetak gol. Titik. Sesederhana dan sejelas itu.

Menyadari hal itu, Sriwijaya FC melakukan perekrutan spesial terhadap para pemain depan. Berikut 5 pemain depan yang dipunyai SFC musim 2018.

Alberto Goncalves

Alberto Gonçalves pernah bermain untuk Clube do Remo pada tahun 2004 – 2007. Ia kemudian bergabung dengan Persipura Jayapura sejak 2007 hingga 2010, setelah itu hijrah ke Persijap setengah musim 2010-2011. Lalu, ia bermain lagi untuk Persipura di musim 2011-2012. Pada musim 2013 dan 2014, ia bermain untuk Arema Cronus. Pada tahun 2015, ia sempat hijrah ke klub Malaysia, Penang FA. Hingga akhirnya pada tahun 2016, ia kembali ke Indonesia dan bergabung bersama Sriwijaya FC bersama rekannya di Penang FA, Hilton Moreira.

Alberto Goncalves

Beto membuat debutnya saat melawan Persib Bandung. Ia juga mencetak satu gol di pertandingan itu. Gol itu menjadi gol pertamanya pada musim 2016. Pada pekan ketiga, Beto kembali mencetak gol ke gawang Madura United FC, di kala timnya menang telak 5-0.

Pada pekan ketujuh, Beto kembali membuat gol saat melawan PSM Makassar. Beto yang sepanjang laga tak tampak perannya jadi jawaban dari gol yang dibutuhkan Sriwijaya pada menit 89. Beto yang luput dari kawalan bek Boman Irie Aimé tak menyia-nyiakan kesempatan ketika bola menghampiri dan meneruskan dengan eksekusi jarak dekat yang tak kuasa dibendung Dimas Galih Pratama. Skor 1-0 itu pun tak berubah hingga laga usai.

Saat ini Beto dalam proses naturalisasi menjadi WNI.

 

Manucehr Dzalilov

Tak tanggung-tanggung, Sriwijaya FC mendatangkan pemain terbaik AFC musim 2017, Manuchekhr Dzhalilov, kelahiran 27 September 1990.

Selain jadi pemain terbaik di AFC 2017, Dzhalilov merupakan pemain terbaik yang dimiliki Tajikistan.

Manuchehr Dzhalilov

Dia bergabung dengan Timnas Tajikistan sejak 2011.Karier profesionalnya pun tak perlu diragukan. Dzhalilov sempat mengembara hingga ke Rusia untuk membela Lokomotif Moskva.

Sepak terjang di Liga Tajikistan juga memukau, ia menjadi top scorer dan pemain terbaik Liga Tajikistan pada 2015. Lantas apa yang membuat pemain dengan gelimang prestasi itu mau berkostum Sriwijaya FC?

Sang agen Manucekhr Dzhalilov, Ratna Mustika, membeberkan ambisi Sriwijaya FC menjuarai Liga 1 menjadi alasan kuat Dzalilov membuat keputusan untuk berseragam Laskar Wong Kito.

 

Patrich Wanggai

Usai batal gabung dengan Persib Bandung, Patrich Wanggai resmi menjadi milik Sriwijaya FC. Nama Patrich sudah masuk skuat Sriwijaya untuk musim 2018.

Patrich Wanggai

Pelatih Sriwijaya, Rahmad Darmawan, mengonfirmasi hal tersebut. Manajemen Laskar Wong Kito, dijelaskan Rahmad, menyetujui penyerang kelahiran 27 Juni 1988 ini untuk dikontrak.

Gabung ke Sriwijaya, Patrich ditunggu segudang PR. Bomber 29 tahun tersebut harus cepat nyetel dengan permainan Sriwijaya.

Sebab, disebutkan Rahmad, skema permainannya kian matang di Sriwijaya. Pemain-pemain baru yang sudah lama gabung, mulai memahami gaya main atau strategi yang diterapkannya.

 

Rizky Dwi Ramadhana

Kali ini Rizky harus bertarung memperebutkan posisinya dengan beberapa nama besar seperti Alberto Goncalves dan Esteban Vizcara.

Kedua penyerang asing tersebut sedang mengurus proses naturalisasi. Proses tersebut diharapkan selesai sebelum perhelatan Liga 1 2018 dimulai.

Saingan Rizky semakin berat dengan hadirnya Manucheckhr Dzhalilov yang merupakan pemain terbaik AFC 2017 asal Tajikistan dan Patrich Wanggai. Pemain kelahiran 7 Maret 1992 ini mengatakan datangnya sejumlah pemain hebat itu merupakan keputusan mutlak pelatih.

Rizky Dwi Ramadhana

Demi mendapatkan posisinya, Eki akan menunjukkan performa terbaik selama latihan. Eki mengaku tak pernah merasa minder walau dikepung pemain-pemain hebat dengan jam terbang tinggi itu.

Dia yakin akan ada kesempatan bermain dan membela tim yang sudah membesarkan namanya hingga sekarang. Saat bermain untuk Sriwijaya FC U-21, Eki berhasil menjadi top scorer Liga Super Indonesia U-21 di musim 2012-2013.

Potensi Eki menarik perhatian tim senior Sriwijaya FC. Musim 2017, Eki diturunkan tim senior Sriwijaya FC sebanyak 12 kali. Dari 12 kali penampilan itu, Eki hanya mampu menjadi starter sebanyak dua pertandingan. Dalam keterbatasan jam terbang, Eki tetap berhasil menciptakan satu gol.

 

Esteban Viscara

Manajemen Sriwijaya FC resmi memperkenalkan Esteban Vizcarra, pemain kelahiran 11 April 1986 sebagai pemain anyar mereka. Pemain asal Argentina itu dikontrak selama dua tahun ke depan.

Diperkenalkannya Vizcarra sekaligus sebagai jawaban atas rumor yang berkembang pesat perihal masa depan dirinya. Sejak meninggalkan Arema lantaran kontraknya tidak diperpanjang klub Singo Edan, Vizcarra dikaitkan dengan dua klub, yakni Persija Jakarta dan Sriwijaya FC.

Esteban Viscara

Namun, foto dirinya bersama kapten tim Sriwijaya FC, Yoo Hyun-koo, yang diunggah di Instagram personalnya belum lama ini, seakan menjadi sinyal Vizcarra bakal merapat ke klub asal Palembang itu.

Hingga akhirnya, rumor itu terjawab pada Jumat (24/11). “Vizcarra sudah resmi gabung SFC, dia sudah meneken kontrak dengan kami. Dia akan bersama Sriwijaya FC selama dua tahun,” ungkap Dodi Reza Alex, Presiden Sriwijaya FC, di Griya Agung, Palembang.

Baca Juga
Hamka Sudah Ikut Latihan dengan SFC di Bandung Siang ini, Fokus Hadapi PSM???
RS Mata Sriwijaya Eye Center Resmi Berubah Menjadi RS Umum Sriwijaya
Konate Cs Akui Keunggulan Persib Bandung

Dodi Alex Reza menambahkan, selain Vizcarra, nama yang yang sudah pasti jadi bagian Laskar Wong Kito pada kompetisi musim depan adalah Alberto Goncalves. “Dia resmi bertahan bersama kami,” lanjut sang presiden klub.

Peresmian Vizcarra sebagai rekrutan pertama Sriwijaya FC untuk musim depan diprediksi disusul dengan peresmian beberapa nama lain yang belakangan juga santer disebut merapat ke Palembang. Mereka semisal Adam Alis, Alfin Tuasalamony, dan Irsyad Maulana.

Sriwijaya FC memang tak main-main dalam mempersiapkan diri untuk mengarungi kompetisi musim 2018. Hasil yang dicatatkan pada Liga 1 2017 membuat manajemen berbenah dengan mendatangkan Rahmad Darmawan dan pemain-pemain berkualitas demi kembali jadi tim yang disegani musim depan.