David saat menikahi Heather

MANAberita.com – HARI pernikahan yang selalu menjadi impian setiap insan manusia justru menjadi hari paling menyedihkan dalam hidup David. Ya pria itu harus kehilangan wanita yang baru saja ia nikahi. Hidup memang terasa tak adil untuknya, tapi cinta sejati mereka akan tetap tumbuh meski berada di alam yang berbeda.

Adalah Heather Mosher, seorang wanita penderita kanker asal Amerika Serikat. Ia divonis mengidap penyakit kanker payudara sejak Desember 2016 tahun lalu. Sama seperti para penderita kanker lainnya, ia memperjuangkan hidupnya agar bisa menikah dengan kekasih tercintanya David.

Sebaliknya David sang kekasih tak ada niat untuk meninggalkan Heather meski tahu wanita yang akan menjadi istrinya itu menderita kanker. Setiap hari ia terus menyisihkan waktunya untuk Heather, menemaninya dirumah dan mengantar berobat ke rumah sakit.

Heather Mosher

Heather Mosher semakin semangat untuk hidup melihat kegigihan sang ke kekasih. Namun rupanya waktu tak memihak mereka, ditengah persiapan pernikahan kondisi Heather semakin memburuk. Hasil diagnosa Dokter mengatakan kalau kanker sudah stadium akhir dan menyebar ke bagian otak, diperkirakan umur wanita itu tak panjang lagi.

Keluarga mereka sempat menyarankan agar segera melangsungkan pernikahan, tak perlu lagi menunggu hari pernikahan yang keduanya sudah rencanakan. Tapi Heather masih ingin tetap merayakan di tanggal 30 Desember. Seiring berjalannya waktu, kesehatan Heather semakin drop, Dokter mengatakan kalau fisiknya tak punya waktu lebih banyak untuk bertahan.

Hari pernikahan itu menjadi momen paling mengharukan bagi keluarga besar kedua mempelai. Mereka tak mampu lagi menahan air mata mereka melihat kesungguhan cinta Heather untuk David, begitupun sebaliknya.

Baca Juga
Kenali Tanda Kanker Serviks yang Kerap Diremehkan Wanita
Kenali 10 Tanda Rumahmu Berhantu, Nomor 7 Pasti Pernah Kamu Alami
Mencengangkan! Robot Sophia Ingin Berkeluarga dan Memiliki Keturunan, Berikut Pernyataannya

Sang mempelai wanita yang masih dalam keadaan sadar, terbaring lemah di atas tempat tidur rumah sakit dengan selang oksigen dan infus yang masih terpasang di tubuhnya. Kepalanya tampak mengangguk-angguk, mengiyakan permintaan David apakah ia bersedia menjadi istrinya. Ia meneteskan air mata bahagia sekaligus air mata perpisahan, karna ia tahu dirinya hidup tak lama lagi dan meninggalkan cinta sejatinya.
Momen menyayat hati ini diabadikan oleh salah satu bridesmaid, Christina Karas. Ia sendiri tak mampu menahan tangis ketika melihat sang mempelai wanita terlihat bahagia mengenakan gaun pengantin, tak lama setelah itu mengucapkan janji suci pernikahan dan bertukar cincin bersama David.

David dan Heather Mosher

Namun kebahagiaan itu begitu singkat berganti dengan luka yang mendalam. Tepat 18 jam setelah menikah dengan David, Heather Mosher dinyatakan meninggal dunia pada 23 Desember. David pun tak percaya harus kehilangan secepat itu, wanita yang baru saja ia nikahi semalam.

“Aku tak percaya kalau ia sudah pergi meninggalkanku, namun ia sudah membuktikan perjuangan hidupnya agar bisa menikah denganku, Ia wanita yang hebat! Selamat tinggal istriku, kini engkau sudah tidak menderita lagi, tak ada lagi maut di kehidupanmu yang baru,” ungkap David.