Dilempari Dengan Kotoran Manusia, Sekolah ini Buat Spanduk Yang ‘Menampar’ Wali Siswa

MANAberita.com – SEKOLAH Dasar Negeri (SDN) 2 Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, mendadak viral di media sosial. Hal itu lantaran di sekolah tersebut terpasang spanduk yang bertuliskan kalimat untuk menyindir sikap wali siswa.

Spanduk tersebut berisi tulisan “Info untuk siswa dan wali murid, orang yang anaknya tidak mau ditegur/dididik oleh guru SDN 2 Kubu: 1. Silakan didik sendiri, 2 Buat kelas sendiri, 3. Buat aturan sendiri, 4. Buat sekolah sendiri, 5. Buat raport dan ijazah sendiri”.

Spanduk menohok

Ahmad Isnaini selaku Kepala SDN 2 Kubu mengatakan, pemasangan spanduk itu sudah berlangsung sekitar satu bulan.

“Sudah satu bulan yang lalu dan sekarang sudah kami copot. Saya juga heran kenapa akhir-akhir ini diributkan warga di media sosial,” ujar Isnaini saat dihubungi via telepon. Sabtu, (24/02).

Isnaini menambahkan, alasan dibuatnya spanduk itu karena para guru kesal sekolah dilempari kotoran manusia. Kemudian para guru minta dibuatkan spanduk untuk menyindir sikap wali murid yang tidak koperatif.

“Waktu itu di sekolah kami sedang ada masalah, dilempari orang sama kotoran manusia. Jadi guru-guru itu minta dibuatkan spanduk. Ya, saya buatkan. Dipasang enggak lama. Paling sepuluh menit, enggak sampai sejam trus kami copot,” jelas Isnaini.

Kotoran manusia yang dilempari itu terdapat di dua ruang kelas. Diduga, kotoran itu dilempar melalui lubang ventilasi di atas jendela. Dia tak mengetahui motif pelemparan kotoran manusia itu.

Baca Juga
Viral! Video Seorang Ibu Bebaskan Balitanya Merokok, Alasannya Tak Terduga
Begini Nasib Guru di Cisoka, Tangerang Usai Tendang Siswa di Depan Kelas
Tidak Suka Pria Botak, Syahrini: Begitu Masuk Sudah Licin!

“Enggak ada masalah atau bagaimana. Apakah orang mabuk. Sampai sekarang saya enggak tahu dan tidak kami laporkan ke polisi.” tambah Isnaini.

Sementara itu, Kepala Desa Kubu, Jarmani, mengaku langsung mendatangi SDN 2 Kubu setelah ramai foto spanduk itu di media sosial. Terkait kotoran manusia itu justru warga yang membersihkannya.

“Bukan guru yang membersihkan. Wali murid dengan pihak sekolah sempat ada masalah, tapi sudah kita selesaikan baik-baik. Kita tidak mau mengungkit, yang sudah ya sudah,” tutup Jarmani. (dna)