4 Siswa SD ini Melayat Gurunya yang Meninggal

MANAberita.com – BELAKANGAN ini dunia pendidikan Indonesia tengah digegerkan dengan kasus kekerasan yang tak hanya dilakukan oleh guru terhadap anak didiknya, namun juga sebaliknya.

Seperti yang terjadi belakangan ini, seorang guru dipukul menggunakan kursi plastik dan dilempar handphone saat berusaha menegur seorang pelajar yang kedapatan main HP saat pelajaran berlangsung.

Namun kejadian itu sangat bertolak belakang dengan tindakan keempat bocah Sekolah Dasar yang viral setelah diunggah oleh akun Cicik Prasaja.

Melalui postingannya, Cicik menceritakan tentang keempat bocah SD yang melayat gurunya yang meninggal dunia.

Dalam foto yang juga diunggah Cicik, keempat bocah SD yang mengenakan seragam pramukan itu berada di rumah duka dengan ekspresi sedih dan lesu.

Rupanya, ekspresi itu mereka perlihatkan setelah diperlihatkan melihat jenazah gurunya yang sudah meninggal dunia tersebut.

“YG INI JARANG TERJADI DI JAMAN NOW.

Awalnya malu-malu berempat ini ada di dekat mobil terparkir. Salah seorang bpk mendekat, ada apa dik? Mau melayat bu guru… Katanya.

Dan berempat dipersilahkan utk melihat jenasah gurunya yg sdh pensiun 2 th yg lalu. Keluar dr ruangan, mata mereka berair, memendam sedih.

Seorang ibu mendekat dan bertanya, kls brp? “Kls 4 ” jawabnya. “Ini bu guru saya sewaktu kls 1 dan kls 2…”

Sdh plg sekolah ya? Tanya si ibu.”Blm, td mnt ijin sm guru utk layat…. ” jawab salah satu anak…

Mereka ber4 datang tdk ada yg menyuruh dan tidak ada yg mengantar. Untuk mengantarkan kepergian guru mereka saat kls 1 dan 2.

Tak terasa air mataku menitik… Pasti bu guru ini telah ada di hati mereka. Yg mampu menggerakkan langkah kaki mereka utk mengantarkan kepergian guru tercintanya…

Apakah engkau seorang guru…? Apakah engkau telah berada di hati anak didikmu…?
😥😥😪😪” tulis akun tersebut.

Baca Juga
Siswa Kelas 2 SD Yang Tewas Usai Dibully Teman
Astaga, Kepsek Digerebek Istri Saat Beginian dengan Guru Di Perpustakaan
SDN 34 Talang Kelapa Banyuasin Terus Berbenah

Postingan Cicik pun sukses membuat netizen terharu dan menuai beragam tanggapan dan komentar dari para netizen.

@Icieen, “Guru2 terbaik memeng memiliki tempat khusus dlm memori anak didiknya…akan dingat sampai kapanpun”

@Wiranto, “Inilah yg harus ditransfer ke anak anak jaman now. Ilmu tentang rasa, cinta, dan kasih sayang. Pinter kalau hati mati tdk berguna.” (Int)