MANAberita.com – DUA Klub Besar, Sriwijaya FC dan Arema FC akhirnya bertemu di final Piala Gubernur Kaltim 2018. Setelah sama-sama gagal meraih titel di Piala Presiden 2018, Arema FC dan Sriwijaya FC sama-sama ngotot meraih trofi. Selangkah lagi ambisi itu tercapai asal bisa memenangkan duel final di Stadion Palaran, Samarinda, Minggu (04/03) malam. 


Kemenangan pada laga yang akan disiarkan langsung MNCTV mulai pukul 19.00 WIB itu sangatlah penting buat kedua tim. Sebab, prestasi di ajang pramusim ini bakal menjadi modal positif menyambut Liga 1 yang akan segera bergulir.

Seperti dilansir dari inews, di turnamen ini, Arema sempat terseok-seok di dua laga awal. Mereka kalah adu penalti dari PSIS Semarang di laga awal, dan kandas 1-2 dari Borneo FC dalam 90 menit. Namun di laga ketiga, Singo Edan bangkit dengan melumat Mitra Kukar 3-1. Di semifinal, pasukan asal Malang itu kembali menunjukkan keperkasaannya dengan menggilas Persebaya Surabaya 2-0.

“Kami lolos dari fase grup dengan perjuangan yang tidak mudah, bahkan kami sempat menelan kekalahan dua kali. Tapi saat ini kami bisa melalui perjalanan hingga akhir dan gelar juara sudah di depan mata. Jadi, kami akan berjuang maksimal untuk meraihnya,” ujar Pelatih Arema Joko Susilo yang akrab disapa Gethuk, dikutip Antara.

Namun, di final nanti Arema bakal menghadapi ujian terberat kontra Sriwijaya yang disesaki gugusan bintang ternama. Gethuk menyebut, timnya harus mewaspadai barisan penggedor yang dimiliki klub berjuluk Laskar Wong Kito itu.

“Kami sudah merasakannya di Piala Presiden 2018 saat langkah kami dihentikan Sriwijaya FC (Arema kalah 1-3 di perempat final). Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) yang harus kami carikan solusinya untuk final nanti,” tutur Gethuk.

Sriwijaya juga ditunjang pelatih sekaliber Rahmad Darmawan yang sudah dua kali juara Liga Indonesia dengan dua klub berbeda. Namun, Gethuk menegaskan pasukannya tak bakal minder menghadapi gugusan bintang Laskar Wong Kito.

“Kami tahu bahwa Sriwijaya tim yang bagus dan ditunjang dengan kehadiran pelatih yang bagus pula, tapi kami Arema tak kenal menyerah dan akan kami buktikan di lapangan. Mudah-mudahan kami bisa main bagus dan juara seperti yang diinginkan Aremania,” Gethuk menegaskan.

Di pihak lain, Nakhoda Sriwijaya Rahmad Darmawan mengkhawatirkan kondisi fisik armadanya setelah melewati pertarungan lebih dari 120 menit kontra juara bertahan Borneo FC di semifinal, Jumat (2/3/2018). Ya, kedua tim bermain alot dan berbagi skor 3-3 sepanjang 90 menit. Kemudian setelah tak ada gol di perpanjangan waktu, akhirnya laga ditentukan lewat adu penalti yang dimenangkan Sriwijaya.

Baca Juga
HUT Ke-46 Korpri Sumsel Usung Tema Kerja Bersama Setia Sepanjang Masa
Terobos Jalur Busway, Sandiaga: Dewi Perssik Bisa Jadi Duta Tertib Berlalu Lintas!
Astaghfirullah!!! Tanpa Ampun Ibu ini Siksa Anak Balitanya Sampai Mandi Darah, Bikin Geram!!!

“Terus terang dalam hal ini Arema lebih diuntungkan, karena kami melaui pertandingan kemarin dalam waktu lebih dari 120 menit dan kami praktis beristirahat di hotel pukul 02.00 WITA, kemudian Minggu kami harus bertanding lagi,” ujar pelatih yang disapa RD itu.

Namun, RD yakin para pemainnya tak akan melepaskan kesempatan juara yang sudah di depan mata ini. Dia akan berusaha menyuntikkan motivasi agar timnya tampil dengan semangat tempur tinggi.

“Pada turnamen ini kami dan Arema hampir punya perjalanan yang sama, pernah menelan kekalahan dan kedua tim juga meraih tiket final di laga yang tidak mudah. Semoga pada laga nanti kami bisa memberikan permainan terbaik dan menjadi hiburan bagi pecinta bola di Indonesia,” katanya.