Tri Widyantoro

MANAberita.com — MISTERI hilangnya Tri Widyantoro akhirnya terungkap. Pria 45 tahun ini ditemukan dalam keadaan tinggal tulang belulang.

Dari info yang didapatkan oleh @MANAberita dari akun Instagram @plglipp, Tri dinyatakan hilang sejak tanggal 15 Februari 2018 lalu. Saat itu, ia mengantarkan penumpang atas nama Ali Suhendra di Jalan Kapten Anwar Arsyad, Demang Lebar Daun Palembang ke tujuan Kenten Laut, Banyuasin, Sumatera dengan total pembayarannya Rp 144.000.

Baca Juga
Kembalikan Formulir Bacawako Ke Golkar, Golkar: Inilah Pemuda yang Siap Pimpin Kota Palembang
Setahun Nyamar Jadi Sopir Pribadi, Asmudin Larikan Mobil Majikan
Tidak Dibelikan Sepeda Motor, Tomi Terjun Bebas Dari Atas Fly Over

Usai mengantarkan, pemilik mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi 1352 itu tidak pulang dan dinyatakan hilang. Sementara dari GPS posisi handphonenya terakhir di dekat desa Muaratelang Marga, Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Ayah tiga anak ini akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan hanya tinggal tulang saja di daerah Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Palembang. Diduga, Tri menjadi korban begal.

Menurut salah satu komentar netizen, kasus ini terungkap setelah pihak kepolisin Polda Sumatera Selatan berhasil menangkap pembunuhnya dan memberitahu dimana mereka menyembunyikan mayat Tri. Pelaku pembunuhan berjumlah empat orang, namun baru dua yang ditangkap dan salah satunya telah ditembak mati. (Dil)