Mumi Ata

MANAberita.com – IDENTITAS mumi berukuran 6 inci yang sebelumnya diduga alien, kini telah terungkap berkat tes DNA yang dilakukan para peneliti. Peneliti mengatakan mumi berkepala lonjong tersebut adalah jasad bayi yang meninggal ketika lahir dan mengalami mutasi.

“Yang membuat orang-orang kebingungan adalah adanya sesuatu yang aneh pada tulang mumi tersebut. Tulangnya terlihat matang dari kepadatan dan bentuk,” kata Profesor Garry Nolan, ahli mikrobiologi dan imunologi Stanford University School of Medicine.

Mengutip BBC (23/03), memang terdapat pendewasaan pada tulang mumi itu. Hal itulah yang menyebabkan tubuhnya terlihat lebih dewasa, padahal sebenarnya jasad tersebut masih kecil.

“Sebenarnya kami meyakini, bahwa mumi tersebut meninggal ketika masih di dalam perut atau meninggal seketika setelah dilahirkan,” tambah Nolan.

Baca Juga
Saat Berstatus Buronan, Tyas Masih Tetap Kuliah Seperti Biasa
Melanggar Kode Etik, Bripka Teta Disidang, Beginilah Pengakuan Korban
Mampus! Hina Kota Manokwari, Warga Papua Laporkan Lucinta Luna ke Polisi!

Mumi tersebut ditemukan di Chili sekitar tahun 2002 di dekat Gurun Atacama. Karena ditemukan di lokasi bernama Atacama, mumi tersebut diberi nama Ata. Mumi tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan.

Penemuan mumi tersebut sempat membuat heboh dunia internasional. Postur tubuhnya yang cenderung mirip gambaran alien dan bentuk tulang yang tidak sama dengan manusia pada umumnya, membuat kehebohan dikalangan peneliti.

“Bentuk tubuhnya mengalami kelainan, tidak sama dengan manusia pada umumnya, sehingga tidak bisa diberi makanan,” kata Nolan. (dna)