Makarel mengandung cacing

MANAberita.com — BALAI Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) RI secara resmi menyatakan 27 merek makarel yang mengandung cacing. 16 diantaranya produk impor, sementara 11 merek produk dalam negeri.

Tentu saja hal ini menimbulkan rasa was-was serta tanda tanya, bagaimana bisa ikan kaleng tersebut terkontaminasi cacing? Mengingat kondisinya berada didalam wadah yang tertutup.

Dilansir oleh @MANAberita dari Okezone, seorang Ahli Nutrisi bernama Emilia Achmadi mengatakan, tak sedikit pabrikan makanan kaleng mengandalkan bahan baku mentah. Tapi karena mereka ingin untung, akhirnya menekan biaya produksi.

“Industri makanan yang menekan biaya biasanya tidak menyeleksi bahan baku. Misalnya dalam membuat sarden kaleng, mungkin memilih bahan baku mentahnya memakai jenis ikan yang tidak sehat di peternakannya,” ujarnya.

Karena sembarangan memilih ikan mentah, akhirnya produknya jadi cepat rusak atau basi. Jadilah ikan kalengan itu itu ditumbuhi cacing dan jenis parasit lainnya. Hal ini mungkin saja terjadi pada pabrik makanan kaleng berskala besar.

Selain memilih bahan baku sembarangan, penyebab lainnya yakni perusahaan tidak memikirkan higienitas dalam pengepakan makanan. Tak heran, setelah didistribusikan, produknya jadi ‘disukai’ cacing. Akibatnya, makanan kalengan itu jadi tidak layak dikonsumsi.

Baca Juga
Astaga! Kepala Bocah Cantik ini Nyangkut di Teralis Jendela
Diberhentikan Polisi Karena Bonceng Tiga, Beginilah Kronologi Jenazah Dibawa Menggunakan Motor
Mantap Berhijab Meskipun Ada Tatto di Wajah, Mantan Anak Punk ini Kebanjiran Rezeki

Dikatakan Emilia, seseorang harus cerdas memilih jenis makanan kaleng, meski buatan pabrik ternama. Kalau tidak teliti dalam membeli, pasti Anda bisa mengalami hal tidak enak, seperti menemukan parasit dalam produk yang seharusnya siap dimasak.

“Sebaiknya sih saya sarankan agar setiap orang jangan bergantung dengan makanan kaleng. Ada risikonya di luar dari kontaminasi cacing dan parasit,” tambahnya.

Jika Anda terpaksa mengonsumsinya karena tidak tahu kalau makanan tersebut terkontaminasi, ada efek sampingnya. Pencernaan jadi terganggu akibat ‘keracunan’ sarden kalengan. Terlebih, produk ikan itu bahan dasarnya mentah, sehingga cacing atau parasit lainnya mudah berkembang biak di usus. (Dil)