Hengki Sulaiman

MANAberita.com — TERTEMBAKNYA Hengki Sulaiman mengakhiri kasus pembunuhan sopir Go-car yang bernama Tri Widyantoro.

Sebelum ditembak mati, pria berusia 20 tahun itu sempat berstatus buronan dan berpindah-pindah tempat agar tidak ditangkap, seperti Wonosobo, Kendal, Pemalang dan terakhir Brebes.

Saat dilumpuhkan oleh aparat kepolisian Polda Sumsel, ditemukan dua buah jimat yang diduga untuk kebal dan mampu menghilang.

Dilansir dari Pos Belitung, kabar tentang jimat yang dikenakan oleh Hengki pun sampai ke telinga para aparat sehingga mereka terlebih melakukan sholat tahajud agar memperoleh petunjuk untuk melakukan penangkapan.

Baca Juga
Pelaku Begal Mulai Beraksi di Kambang Iwak Kecik
Update Status Sebelum Beraksi, Begal Ini Ditembak Polisi
Pengakuan Tyas, Mahasiswa Pencabut Nyawa Tulang Punggung Keluarga yang Takut Mati

“Malam sebelum penangkapan petugas shalat tahajud bersama. Alhamdulilah dapat petunjuk untuk menangkap Hengki. Memang benar, pelaku ini punya dua jimat yang diyakininya bisa kebal dan menghilang,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, saat gelar perkara di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Jumat (13/4/2018).

Jimat yang diyakini Hengki sebagai ilmu kebal itu berukuran kecil dan berbentuk agak bulat mirip gunungan wayang kulit dengan memiliki gagang. Sedangkan jimat menghilang yang ia yakini bewarna hitam berbentuk segitiga.

Untunglah benda-benda ini tidak berfungsi saat hendak ditangkap. “Dari informasi, pelaku meyakini kalau jimat itu berfungsi. Tapi alhamdulilah ternyata tidak berfungsi kepada polisi,” tambah Zulkarnain.