Bayu Beri dan istri serta anak-anaknya

MANAberita.com – PERISTIWA pengeboman tiga Gereja di Surabaya, masih menyisakan kesedihan bagi keluarga korban. Terhitung, korban tewas sudah mencapai 14 jiwa (14/04).

Salah satu korban yang tewas adalah Aloysius Bayu, Koordinator Relawan Sekuriti Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel, Surabaya. Diketahui, Bayu tewas lantaran hendak menghadang motor pelaku pengeboman.

Dikutip dari unggahan akun Facebook @Birgaldo Sinaga, yang menggambarkan kesedihan istri Bayu saat mendengar kabar tersebut.

Minggu pagi kemarin (13/5/2018), Ibu Bayu, istri dari Mas Aloysius Bayu Wendra Wardhana, Koordinator Relawan Sekuriti Gereja SNTB Ngagel Surabaya tampak lunglai. Kakinya tidak sanggup menahan bobot tubuhnya yang bergetar karena mendengar berita kematian suaminya.

Ia mendengar suaminya tewas dengan anggota tubuh tercerai berai akibat ledakan kuat bom saat bertugas sebagai tenaga pengamanan di gereja. Bayu merelakan dirinya menjadi korban bom bunuh diri karena menghalau teroris yang masuk ke halaman gereja.

Minggu pagi itu, seketika langit terasa gelap. Dada terasa hampa. Air mata menderas. Ibu Bayu tak kuasa menahan tangis. Isaknya teramat dalam. Dadanya berguncang hebat. Pikirannya berkecamuk.

Di depannya, dua bayi buah cintanya dengan Bayu, Aaron (2 thn) dan Alyssia (2 bln) masih tertidur pulas. Kedua bayi itu tidak tahu gendongan hangat dari ayahnya tidak akan pernah lagi dirasakan mereka.

Ibu Bayu menangis dalam lirih. Bibirnya bergetar. Ia tidak menyangka tugas jaga di gereja Minggu pagi itu sebagai tugas mulia terakhir kalinya buat suaminya.
Sebagai istri yang belum lama menikah dengan Bayu, terbayang beban berat sebagai single parent membesarkan dua bayi kecil. Bayi yang belum bisa mengenal wajah papanya.

Bagaimana bisa orang sebaik Mas Bayu direnggut nafasnya dari hidup dan kehidupan keluarga penuh cinta ini?
Dalam kesesakan dada yang hampa. Dalam kegetiran teramat dalam. Dalam kesedihan teramat perih. Ibu Bayu melihat dua bayinya Aaron dan Alyssia.
Ibu Bayu mengumpulkan tenaga dan perasaannya. Ia harus bangkit dari mimpi buruk teror yang dilemparkan teroris biadab itu.

Dengan air mata menderas dan bibir bergetar, Ibu Bayu mengetik pesan buat buah hatinya Aaron dan Alyssia di beranda medsosnya.

Semoga Tuhan menyertai dan memberimu kekuatan Bu Bayu,” tulis Birgaldo, (14/05).

Baca Juga
Diduga Uang Panai Terlalu Tinggi, Wanita ini Harus Rela Menyaksikan Kekasihnya Menikahi Orang Lain
Gaji Guru Honorer ini Bikin Kamu Ngelus Dada, Miris Banget
Sempat Diduga Hendak Dibuang, Inilah Fakta Jenazah yang Digotong dari Ambulans

Dalam unggahanya tersebut, Birgaldo juga menyertakan screenshoot status dari istri Bayu.

Hai Aaron dan Alyssia, suatu saat ketika kalian besar nanti dan ditanya oleh sekelilingmu, mana papamu. Kalian dengan bangga menjawab papaku di surga dengan Allah Bapa karena dia jadi martir di gereja.
#masihberduka #selamatjalanmasbayu,” tulis status yang diduga dari istri Bayu.

Unggahan istri Bayu Beri

Hingga kini, unggahan ini sudah mendapat 3000 tanggapan, 379 komentar dan 428 kali dibagikan. (dna)