Lidah Guo tak berhenti mengeluarkan darah

MANAberita.com — SEORANG wanita memesan es krim di Haagen-Dazs di dalam pusat perbelanjaan Metro City di Xujiahui, China yang memiliki nama Spring Exclusive Menu seharga 249 Yuan atau sekitar 551.000 Rupiah.

Alih-alih mendapatkan kenikmatan, wanita bernama belakang Guo itu justru menemukan sesuatu yang keras di dalam es krimnya. Karena berfikir mungkin hanyalah potongan es dan meneruskan makanannya. Namun, mimpi buruk berawal dari sini.

Dilansir dari Shanghaiist, Guo merasa curiga lantaran melihat lidahnya mengeluarkan darah tanpa henti. Khawatir pelanggannya mengalami sesuatu, Manajer toko dengan cepat membawa Guo ke rumah sakit dan dokter menemukan sayatan kecil di lidahnya.

Melihat kejadian itu, Haagen-Dazs justru mengirimkan kartu ucapan sebagai mengekspresikan rasa simpati dan uang 200 Yuan dengan embel-dmbdl akan melakukan penyelidikan hingga ke akarnya.

Tidak terima, Guo mengatakan dirinya tidak butuh belas kasihan dan menuntut uang 10.000 Yuan atau sebesar 22 juta Rupiah sebagai penganti dana kompensasi.

Segera setelah itu, Haagen-Dazs memberi Guo kartu hadiah 200 yuan untuk mengekspresikan “simpati,” mereka sementara berjanji untuk melakukan penyelidikan penuh untuk sampai ke dasar dari apa yang terjadi.

Baca Juga
Bukan Melerai, Sekelompok Siswa SMP ini Malah Rekam Kedua Temannya yang Duel Ala Gladiator
Wanita ini Beli Ikan Cupang yang Nyaris Mati dan Ekor Rusak, Sebulan Kemudian ia Mengalami Kejadian Tak Terduga
Kesal Kerap Disebut Tidak Bekerja, Balasan Ibu Rumah Tangga ini Menohok Banget!

Namun, di pos Weibo viral, Guo mengatakan bahwa dia tidak ingin kartu simpati dan hadiah mereka, tetapi sebaliknya 10.000 yuan sebagai kompensasi, mengklaim bahwa ada “pecahan kaca” di es krimnya.

Haagen-Dazs masih menyelidiki insiden itu. Namun, perusahaan mereka mengatakan bahwa tidak ada pecahan kaca ditemukan di mulut wanita atau di dalam toko itu sendiri.

Menurut Shine.cn, biro pengawas konsumen distrik Xuhui juga telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut, tetapi belum mengomentari masalah ini. (Dil)