Terduga pelaku teroris di Palembang

MANAberita.com — PALEMBANG sempat dibuat heboh dengan tertangkapnya dua pria asal Pekanbaru, Riau yang diduga teroris di KM 5 pada Senin (14/05) kemarin.

Terduga teroris yang ditangkap adalah Heri Hartanto alias Abdul Rahman (39) dan Hengki Satria alias Abu Ansyor (38). Keduanya ditahan saat hendak menemui dosen di salah satu universitas Palembang.

Mencengangkannya lagi, mereka mengaku didanai oleh seorang donatur yang bekerja pegawai BUMN asal Pekanbaru. Meskipun begitu, pihak kepolisian masih terus menyelidikinya.

“Kita akan caritahu apakah ada transfer uang, atau ada saksi yang melihat donatur tersebut memberikan dana ke mereka. Termasuk identitas dosen tersebut, bisa saja nama yang disebutkan palsu dan alamat yang dimaksud adalah perkantoran,” ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, dilansir dari Suratkabar.

Baca Juga
Dengan Muka Pucat Pasi, Redi Temui Driver Ojol
Bawa CP Kerumah Kosong, Satpam Komperta Dipolisikan
Gerak-Gerik Mencurigakan, Remaja 18 Tahun Kedapatan Membawa Sajam

Tak hanya dibiayai pegawai BUMN, para teroris ini pun dijanjikan akan mati syahid jika tertembak dan bertemu 70 bidadari di surga nanti.

”Tersangka bilang kalau pahamnya Salafiah, itu tidak ada kaitannya dengan agama, karena ini ideologi. Kami saja disebutnya kafir harby atau musuh utama yang harus dimusnahkan,” katanya.

”Cara mereka memusnahkan juga tidak boleh sembunyi-sembunyi. Memang harus berhadapan langsung dengan anggota polisi, sama seperti di Surabaya,” tambah Zulkarnain. (Dil)