Lucinta Luna dilaporkan ke polisi

MANAberita.com — PERKARA Lucinta Luna memang dianggap serius. Kini, warga Papua melaporkannya atas penghinaan terhadap kota Manokwari karena telah disebut dengan sebutan kotor, yaitu non*k.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan menurut bahasa Palembang, non*k berarti alat kelamin. Hal inilah yang membuat masyarakat Papua meradang dengan ulah transgender tersebut.

Lucinta menghina kota Manokwari lantaran kesal dengan seorang gadis bernama Levanna Varraiza yang dituding telah mengikuti gayanya hingga disebut mirip dirinya. Lucinta semakin meradang usai melihat Levanna menjadi bintang tamu di salah satu acara gosip.

Usai video penghinaan terhadap kota Manokwari yang dilakukan oleh Lucinta Luna viral, masyarakat Papua akhirnya melaporkannya ke kepolisian. Hal ini diunggah langsung oleh akun Instagram @papuabarathits.

Baca Juga
BPOM Tarik Peredaran Tiga Produk Ikan Makarel yang Mengandung Cacing, Berikut Mereknya
Taman Safari Laporkan @alyccaaa dan @philipbiondi 2 Terduga Pelaku Pemberi Miras ke Satwa
Ditawari Iklan Promil di Instagramnya, Jawaban Deddy Corbuzier Bikin Ngakak

Diantaranya percakapan antara admin Instagram tersebut dengan Kapolres Manokwari. Terdapat laporan dari admin yang langsung disuruh laporkan oleh Kapolres itu sendiri.

Percakapan admin @papuabarathitz dengan Kapolres Manokwari

Tak hanya membuat laporan, masyarakat Papua juga menuntut beberapa hal dari banci tersebut, diantaranya: memenjarakan Lucinta Luna, memberi hukuman adat dengan membayar denda 100 miliar pada masyarakat Manokwari, membuat pernyataan sikap meminta maaf dari Lucinta Luna kepada mayarakat lokal yang telah dihinanya melalui semua media massa di Indonesia.

Dituntut denda adat

Sementara itu, belum ada tanggapan dari Lucinta Luna mengenai ucapannya yang berdampak panjang. Ia bahkan tengah berlibur di Kuala Lumpur. (Dil)