Laporan Apriana ke Polres Bekasi

MANAberita.com — SEMPAT dipermalukan oleh Inez Sauri Valency lantaran difitnah menjadi pelakor, Apriana Diana salah satu dosen di salah satu universitas swasta di Jakarta akhirnya memberikan konfirmasi.


Diberitakan sebelumnya, Apriana diduga dipermalukan oleh Irez dengan cara membuat selebaran yang menyatakan jika dia merebut suami dari sahabatnya sendiri. Tak hanya di selebaran, Irez juga menuliskannya ke Facebook.

Status Facebook Irez Sauri Valency

@Irez Sauri Valency: “Perempuan & lelaki tidak tau malu, Karna kepuasan khianati persahabat 25 th. Yg katanya dosen S2 di perguruan …..  tp ternyata dosen cabul Bangsat !!!!” tulisnya pada pukul 04.40 WIB.

Tak terima difitnah,  Apriana akhirnya angkat bicara.

“Irez membuat status Facebook itu tanggal 14 Mei 2018 pukul 04.40 WIB. Sedangkan mereka menikah siri pukul 13.30 WIB hari yang sama. Lalu darimana dia bisa sebut saya Pelakor?,” terang Apriana.

Apriana juga mengaku mempunyai bukti bahwa pernikahan itu terjadi karena terpaksa.

“Dia (Irez) sakit hati karena laki-laki ini lebih memilih saya dibanding dia,” papar Apriana.

Sementara itu menurut sang adik yang bernama Hunny Riestya, pernikahan siri ini  terjadi lantaran si laki-laki dikurung selama 24 jam oleh Irez dan pernikahan mereka tidak diketahui oleh pihak keluarga mempelai laki-laki.

Laporan Apriana ke Polres Bekasi

Apriana sendiri telah melaporkan Irez ke Polres Bekasi karena penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial.

Dilain pihak Irez saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon menjelaskan saat ini dirinya lebih memilih berdiam diri.

Baca Juga
Inilah Lioni, Wanita Cantik yang Ditinggalkan Suami Demi Pelakor Buruk Rupa
Ketahuan Selingkuh, Status PNS Deni Terancam Dicabut Kemenpora
Dukung Aksi Putri Faisal Haris Labrak Jennifer Dunn, Nikita Mirzani: Injek Palanya

“Saya fokus ke kandungan saya yang menginjak usia 3 bulan, sementara ini saya hanya memantau dan belum mau berkomentar apapun,” ujar Irez.

Terkait selebaran yang beredar di kampus Universitas, Irez mengaku tidak tahu sama sekali.

“Saya tidak ada urusan dan tidak ada kaitan dengan selebaran itu, saya akan bicara nanti setelah konsultasi dengan pengacara saya,” tutup Irez. (Dil)