Keluarga Dita

MANAberita.com — PELAKU pengeboman tiga gereja di Surabaya akhirnya terkuak. Diketahui jika mereka terdiri dari satu keluarga, diantaranya: Dita Supriyanto (Ayah), Puji Kuswati (Ibu), Fadilah Sari (12) Pemela Riskika (9) serta kedua anak laki-laki mereka, Yusuf Fadil (18) dan Firman Halim (16).

Hal ini semakin diperkuat dengan penemuan sejumlah alat peledak di rumah Dita dan styrofoam yang diketahui untuk memperbesarkan api.

Ada kejadian memilukan sebelum mereka mengebom gereja-gereja itu, yaitu anak keduanya sempat menangis usai sholat Magrib berjamaah dan ditenangkan oleh sang ayah.

“Mereka masih salat subuh berjemaah sebelum hari pemboman.. Oh iya, Magrib sebelumnya anak kedua habis salat sempat nangis-nangis terus dirangkul, dicium, di’puk-puk’,” ujar Khorihan, ketua RT setempat, dilansir Kumparan.

Diduga, remaja tersebut ketakutan dan berusaha menerima semua perintah orang tuanya, termasuk menjadi teroris.

Baca Juga
Bawa 5 Paket Shabu, Khadafi Diamankan Polsek IB ll
Peringati 17 Agustus, Siswi SMP di Sulawesi Utara Justru Lakukan Twerking di Depan Umum, Warganet Murka
Pasal Omongan, Rahmi Dikeroyok Teman Sekelas

Tak hanya anaknya, istri Dita pun sempat menuliskan status kesulitannya di dunia, seolah memberi sinyal jika mereka ‘berbeda’.

“Kesulitan di dunia tidak ada apa apanya dibandingkan kesulitan di negeri akherat. Yang memudahkan kita adalah kedekatan kita dengan ALLAH,” tulisnya pada 3 Maret 2013.

“Selalu mengigat ALLAH dan hari esok harus lebih baik. itulah moto bujang kecilku. Smg ALLAH menguatkanmu nak…” tulis Puji sebelumnya pada 28 Februari 2013. (Dil)