Kodam angkat bicara terkait penabrakan Bripda Syaifullah

MANAberita.com — VIRALNYA video seorang Polantas ditabrak oknum TNI yang bernama Prada I akhirnya membuat Kodam XIV Hasanuddin. Kepala Penerangan (Kapendam) XIV Hasanudddin, Kolonel Inf Alamsyah angkat bicara.

Menurutnya, insiden ini hanyalah kesalahpahaman. Mengingat jika tempat tersebut ada balapan liar, maka oknum ini turut diberhentikan dan diperiksa.

“Pada saat itu ada banyak balapan liar. Pada saat dia datang juga dan diberhentikan, dia turun dari mobil dia perlihatkan identitas dia, kemudian masukkan kembali ke mobilnya, mau jalan. Tapi polisi lalu lintas naik di mobil bagian depan,” kata Kepala Penerangan (Kapendam) XIV Hasanudddin, Kolonel Inf Alamsyah, melalui sambungan telepon, dilansir dari Detiknews.

Baca Juga
Geram Diselingkuhi, Wanita ini Kerja Sama Dengan Debt Collector Untuk Mata-Matai Suaminya Bersama Pelakor
Sindir Pemerintah, Curhatan Guru Honorer Tentang Gaji 150 Perbulan Ini Bikin Netizen Acungi Jempol
Polisi Berhasil Amankan 42 Pelaku Penjarahan Usai Gempa dan Tsunami Palu

Saat Itu Prada I terpaksa melajukan kendaraannya usai mendengar ucapan menembak dari belakang kendaraannya, hal ini tidak sesuai karena ia telah diperiksa.

“Pada saat tertentu ribut di belakang, ada bilang tahan-tahan, tahan tembak jadi dia mempercepat laju kendaraanya, kebetulan polantas tersebut di atas,” jelas Alamsyah.

Saat ini, oknum tersebut masih di periksa di Polisi Militer sementara Bripda Syaifullah selaku korban penabrakan masih mendapatkan perawatan. (Dil)