Muhammad Irfan Bahri dan Ustadz Adi Hidayat

MANAberita.com – MUBALIGH Kondang Ustadz Adi Hidayat menyampaikan apresiasinya terhadap Santri ngabdi Pondok Pesantren Darul Ulum, Bandungan, Pakong, Pamekasan, Madura Muhamad Irfan Bahri atas keberaniannya melawan para begal di kawasan Sumarecon Kota Bekasi.


Wujud apresiasi yang diberikan kepada Irfan berupa beasiswa senilai Rp.25 Juta untuk membiayai kelanjutan pendidikannya kedepan.

Pernyataan Ustadz Adi Hidayat ini disampaikan melalui Fanspage Facebook Akhyar TV, Kamis (31/05) dan dilansir dari akun instagram @pos54.id.

“Saya Adi Hidayat bersama teman-teman di Akhyar TV, dari Istambul mendengar berita bahwa salah seorang adinda kita seorang santri dari Madura bernama Muhammad Irfan Bahri telah menghadirkan prestasi yang luar biasa sehingga diberikan penghargaan oleh Kapolresta Metro Bekasi atas prestasinya mengatasi pembegalan diwilayah Bekasi,” ujarnya.

Muhammad Irfan Bahri

Ustadz Adi Hidayat melanjutkan bahwa dia sangat berbahagia mendengar berita keberanian Irfan ini dan dia ingin menyampaikan apresiasi atas tindakan Irfan yang dianggapnya luar biasa. Bagi Ustadz Adi, Irfan bukan hanya menunjukkan sikap warga negara yang baik, tapi juga mengamalkan salah satu hadits Nabi Sholallahu Alaihi Wasallam agar berjuang mengatasi tindakan kriminalitas yang tidak menyerahkan begitu saja apa yang dimiliki.

“Untuk itu dengan segala kerendahan hati perkenankan kami Adi Hidayat bersama teman-teman Akhyar TV memberikan satu penghargaan kecil untuk beasiswa pendidikan sebesar Rp. 25.000.000, yang mudah-mudahan bisa digunakan untuk prospek pendidikan kedepan,” lanjutnya.

Ustadz Adi juga mengatakan bahwa apresiasi ini bukan dari dirinya akan tetapi titipan Rezeki dari Allah Subhanahu Watala yang memberikan gambaran kepada siapapun yang bisa mengamalkan tuntutan Allah dan Rasulnya.
“Selamat Adinda Irfan, kami berharap Adinda bisa memenuhi Undangan kami sepulang dari Istambul untuk bisa menerima langsung apa yang Insya Allah, Allah titipkan kepada kami untuk diberikan kepada Adinda. Assalaamu ‘alaikum Wrohmatullahi Wabarokaatuhu,” tutup Ustadz Adi.

Video selengkapnya lihat di :

Baca Juga
Saat Dijerat, Tri Widyantoro Sempat Menjerit Pilu: Ambil Saja Mobilnya, Tapi Jangan Bunuh Aku!
Inilah Potret Poniman, Pelaku Pembunuh Tri Widyantoro yang Ditembak Mati Polisi
Pengakuan Tyas, Mahasiswa Pencabut Nyawa Tulang Punggung Keluarga yang Takut Mati