Anak autis dilarang naik pesawat?

MANAberita.com — TINDAKAN deskiriminasi terhadap anak penderita autisme kembali terjadi. Kali ini salah satu maskapai penerbangan terkenal di Indonesia melarang seorang remaja perempuan penderita autisme terbang.

Ibu dengan akun Instagram @annahermawan menceritakan pengalamannya ketika ia bersama suami dan anaknya yang bernama Neiska Aisyah Salsabila (16) dilarang terbang hanya karena sang anak yang memiliki kebutuhan khusus terlalu bersemangat untuk naik pesawat.

Neiska

Menurut penuturan Anna, Neiska bahkan dikawal oleh petugas bandara layaknya pengedar narkoba yang tercyduk. Parahnya lagi, pintu penerbangan ditutup dengan alasan Neiska dapat membahayakan penumpang lainnya.

Tidak layak terbang?

Meskipun ia menjelaskan berkali-kali jika pengidap autisme tidaklah menular dan Neiska hanya terlalu bersemangat, pihak penerbangan memutuskan jika Anna sekeluarga tidak layak terbang. Begini curhatannya.

@annahermawan: “mohon maaf temen2 saya curhat
siapa yang di sini punya anak autis? pernah kejadian ga di cekal pihak maskapai untuk naik pesawat? solusi nya apa?
saya punya anak autis cewek, dan udah sering bolak balik naik pesawat tanpa masalah, di maskapai yg sama. awal nya tiket kami hari sabtu kemaren, di ruang tunggu anak saya ga sabar pengen segera masuk ke pintu keberangkatan, oleh petugas di ajak ke posko kesehatan karena mungkin melihat perilaku yg agak aneh. di posko anak saya histeris karena melihat banyak nya orang yg mengawal dia, (kami seperti buronan narkoba yg tercyduk )
sampe akhir nya di nyatakan tidak layak terbang karena AUTIS. tiket kami schedule ulang di hari ini, dan lagi2 kami di cekal berangkat, karena alasan membahayakan di atas. selama ini anak kami selalu tenang kalo di pesawat. yang buat kami sedih, kenapa harus di bedakan penumpang normal dengan autis?? di pintu masuk anak kami di larang masuk, di kunci oleh petugas . anak autis tidak menular kan kepada penumpang lain. foto2 anak saya nangis, karena trauma di ajak ke posko dan di tinggal pesawat. buat yang blm tau apa itu autis, geser foto2 nya.
maaf spam.” tulisnya.

Neiska menangis karena ditinggalkan pesawat

Kurang dari 24 jam, unggahan Anna akhirnya ditanggapi oleh maskapai penerbangan tersebut dan meminta maaf atas ketidaktahuan petugasnya dalam mengatasi anak berkebutuhan khusus.

Mereka juga akan diterbangkan besok tanpa proses yang ribet seperti sebelumnya. Anna juga menghimbau netizen untuk tidak menghujat maskapai tersebut karena ini hanyalah ketidaktahuan para petugasnya. (Dil)
Lihat videonya disini:

Baca Juga
Begini Jalan Skenario Nining Sunarsih yang Pura-Pura Hilang Digulung Ombak Demi Lari dari Hutang
Usai Melly Bradley, Kini Giliran Wanita ini yang Ungkap Masa Lalu Lucinta Luna
Video Pemukulan Terhadap Siswa Viral, Inilah Klarifikasi Sang Guru

mohon maaf temen2 saya curhat siapa yang di sini punya anak autis? pernah kejadian ga di cekal pihak maskapai untuk naik pesawat? solusi nya apa? saya punya anak autis cewek, dan udah sering bolak balik naik pesawat tanpa masalah, di maskapai yg sama. awal nya tiket kami hari sabtu kemaren, di ruang tunggu anak saya ga sabar pengen segera masuk ke pintu keberangkatan, oleh petugas di ajak ke posko kesehatan karena mungkin melihat perilaku yg agak aneh. di posko anak saya histeris karena melihat banyak nya orang yg mengawal dia, (kami seperti buronan narkoba yg tercyduk 😢) sampe akhir nya di nyatakan tidak layak terbang karena AUTIS. tiket kami schedule ulang di hari ini, dan lagi2 kami di cekal berangkat, karena alasan membahayakan di atas. selama ini anak kami selalu tenang kalo di pesawat. yang buat kami sedih, kenapa harus di bedakan penumpang normal dengan autis?? di pintu masuk anak kami di larang masuk, di kunci oleh petugas . anak autis tidak menular kan kepada penumpang lain. foto2 anak saya nangis, karena trauma di ajak ke posko dan di tinggal pesawat. buat yang blm tau apa itu autis, geser foto2 nya. maaf spam

A post shared by Pusatnya Barang Unyu Unyu (@annahermawan) on