Air Es

MANAberita.com — MINUM air es memanglah menyegarkan. Banyak yang memilih untuk meminum air es setelah berpanas-panasan di luar sana. Ternyata, keseringan minum air es berbahaya loh! Tidak percaya? Inilah penjelasannya yang dilansir dari Makassar Terkini.

1. Membuat proses pencernaan menjadi lambat.

Terutama jika kita makan makanan berlemak sambil mengonsumsi air es akan membuat pencernaan menjadi lambat karena makanan berlemak membeku karena guyuran air es yang kita minum. Hal ini akan membuat dinding usus menebal dan menyempit sehingga proses penyerapan makanan menjadi tidak sempurna. Akibatnya terjadi gangguan proses pencernaan dalam tubuh. Bayangkan jika minyak dimasukkan dalam kulkas pasti akan membeku. Seperti itulah yang bisa terjadi di dalam tubuh ketika makanan berlemak dikonsumsi bersamaan dengan air es.

2. Berisiko memicu tumbuhnya batu ginjal

Terbentuknya batu ginjal di dalam tubuh, salah satu pemicunya adalah zat oxalate yang ada kandungan es teh manis. Sehingga sangatlah disarankan untuk tidak mengonsumsi es teh manis bersamaan dengan saat kita makan. Sebaiknya minum air jus lemon, karena di dalam lemon mengandung asam sitrat yang sangat baik untuk mencegah timbulnya batu ginjal.

3. Menyebabkan pusing

Minum air es akan bisa membuat metabolisme tubuh menjadi terganggu karena terjadi perubahan suhu yang tiba-tiba sehingga tubuh tidak langsung beradaptasi. Akibatnya suplai oksigen ke dalam tubuh akan berkurang terutama untuk otak sehingga yang kita rasakan adalah mendadak merasa pusing.

4. Menumpuk lemak dalam perut sehingga menjadi buncit

Keseringan minum air es akan menumpuk lemak dalam perut sehingga membuat perut menjadi buncit. Semakin banyak mengonsumsi air es akan semakin menebalkan lemak dalam perut apalagi jika malas bergerak atau berolahraga.

5. Membuat Kram perut

Air es yang masuk ke dalam tubuh akan menimbulkan reaksi enzim di dalam lambung sehingga perut akan menjadi terasa kembung dan memunculkan gas di dalam perut yang membuat tubuh terasa begah dan bahkan perut menjadi kram.

6. Menimbulkan rasa haus terus

Hilangnya cairan tubuh dengan cepat disebabkan karena dampak dari minum air es. Untuk memenuhi kebutuhan cairan sebaiknya hanya minum air putih biasa, terutama ketika kita berolahraga.

7. Memperlambat kinerja jantung

Jantung sangat berperan penting dalam kegiatan tak sadar tubuh seperti detak jantung. Banyak minum air es bisa memperlambat kinerja jantung karena akan mengganggu sistim rangsang pada saraf vagus.

8. Mengakibatkan terjadinya pembekuan di otak

Mengonsumsi air es akan meningkatkan aliran darah menuju otak sehingga kepala akan merasa cepat pusing yang kemudian bisa menghilang mengalami pembekuan. Mereka yang memiliki riwayat migraine akan sangat sensitive dengan pembekuan otak. Suhu air es yang tiba-tiba masuk akan membuat organ sensitive seperti otak bereaksi menerima rangsangan air dingin. Sebaiknya jangan persulit kinerja otak dengan air es. Minumlah air putih biasa atau air hangat untuk kebaikan tubuh.

9. Menyebabkan hilangnya nutrisi dalam tubuh

Mengonsumsi air es akan membuat tubuh berupaya menjaga suhu tubuh tetap normal sehingga tubuh akan bekerja lebih ekstra ketika air es masuk dalam tubuh. Tubuh yang seharusnya bekerja mencerna dan menyerap nutrisi makanan akan terpakai hanya untuk mengatur suhu badan sehingga nutrisi dari makanan yang kita makan tidak terserap dengan sempurna.

Baca Juga
Urutan Makeup Pengantin yang Dijamin Bikin Pangling!
Mau Hubungan Langgeng dan Jauh Dari Perselingkuhan? Ikuti Tips ini
Tak Banyak yang Tahu! Inilah Manfaat Berciuman, Termasuk Panjang Umur dan Menguruskan Badan

10. Memicu timbulnya radang tenggorokan

Tenggorokan yang dilewati air es akan memicu lendir di lapisan kerongkongan yang bisa menyebabkan radang pada tenggorokan. Makanya mereka yang sering mengonsumsi air es sangat mudah mengalami radang tenggorokan.

Itulah beberapa risiko yang bisa dialami tubuh ketika keseringan mengonsumsi air dingin atau air es. Sebaik-baiknya diminum adalah meminum air putih biasa atau air hangat untuk menjaga kesehatan tubuh. (Dil)