Tega! Ayah Gorok Leher Bayi 8 Bulan Dengan Gunting Lalu Meninggalkannya di Semak-Semak

MANAberita.com — KEKERASAN pada bayi kembali terjadi. Kali ini di desa Jambu, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Jambi. Bayi berusia 8 bulan diduga telah digorok atau disembelih lehernya oleh ayahnya sendiri.

Melansir Newsportal.id, Korban diketahui bernama Rifki, balita yang baru berusia 8 bulan. Rifki diduga digorok oleh ayah kandungnya dengan mengunakan gunting.

Usai mengorok korban, pelaku yang berinisial DS (22) meninggalkan jasad anak kandungnya itu di semak-semak di Dusun III desa tersebut.

Pembunuhan ini terungkap pada Jumat (20/07) saat seorang warga desa Jambu bernama Sabro alias Dajal melintasi tempat tersebut saat pukul 07.00 pagi. Ia menemukan jasad korban ini hendak pergi ke kebun untuk menyadap karet.

Namun, saat melintas jalan setapak menuju ke kebun karetnya, Sabro melihat ada seorang bayi laki-laki dengan posisi telentang di pinggir jalan setapak. Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia dan dikerumuni semut.

Korban meninggal akibat luka menganga pada bagian leher yang diduga akibat digorok atau disembelih.

Temuan jasad balita ini langsung dilaporkan Sabro kepada warga lain. Kontan saja, warga berdatangan ke TKP untuk melihat langsung kondisi jasad balita yang ditemukan tersebut.

Baca Juga
Tak Disangka! Ibu Justin Bieber Justru Komentari Pernikahan Putranya Seperti ini
Dapat Kabar Anak Jatuh dari Lantai 3 Sekolah, Asri Welas Menangis Histeris, Ternyata…
Sering Nonton Film Sadis Tumbuhkan Sifat Psikopatik Pada Anak

Tidak tega melihat kondisi korban yang sudah meninggal dunia dan dikerumuni semut, warga langsung membawa jasad korban ke Puskesmas Pulau Temiang. Warga juga langsung menghubungi pihak kepolisian terdekat.

Atas laporan warga itu, personel Polsek Tebo Ulu yang dipimpin langsung oleh IPTU Iswahyudi langsung mendatangi TKP.

“Begitu menerima laporan penemuan jasad balita, kita langsung ke TKP. Dari penyelidikan sementara, pelakunya adalah ayah korban sendiri. Saat ini kasusnya tengah kita kembangkan,” kata Kapolsek Tebo Ulu.