Tips Cepat Hamil Usai Keguguran

MANAberita.com — KEGUGURAN merupakan saat-saat terberat bagi seorang wanita. Daripada meratapinya, sebaiknya ikhlaskan dan lakukan ini agar anda segera hamil kembali.

1. Jauhkan diri Anda dari stres

Setelah mengalami keguguran, Anda mungkin mengalami stres atau memiliki beban pikiran yang lain. Untuk memudahkan program hamil, Anda disarankan untuk menghindari stres. Setelah pulih dari keguguran, sebaiknya Anda menghindari stres karena stres dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengendalikan ovarium. Jika Anda stres, ovulasi dapat terganggu dan bahkan tidak terjadi sama sekali.

2. Rutin olahraga

Olahraga juga dapat meningkatkan peluang Anda untuk hamil. Tak perlu olahraga berat, cukup olahraga ringan namun lakukan dengan rutin seperti berjalan cepat selama setengah jam dan lakukan sebanyak 3-5 kali dalam seminggu.

3. Makan makanan sehat

Makanan sehat merupakan salah satu hal yang dapat membantu Anda lebih cepat hamil. Makanan tersebut misalnya bayam, brokoli., dan sayuran berwarna hijau tua. Selain itu makanan lain yang baik bagi program hamil antara lain kacang-kacangan, biji labu, produk susu, dan es krim.

4. Kurangi konsumsi kafein

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa kafein bisa mengurangi peluang kehamilan bagi pasangan yang sedang melakukan program hamil. Meskipun penelitian tersebut masih membutuhkan penelitian lanjutan, namun tidak ada salahnya Anda membatasi konsumsi kafein.

5. Jauhi rokok dan minuman beralkohol

Apabila Anda dan pasangan sering terpapar rokok dan alkohol, maka sebaiknya Anda mengurangi kontak dengan dua hal tersebut. Rokok dan alkohol bukan hanya memperkecil peluang Anda untuk hamil namun juga dapat membahayakan janin.

Baca Juga
Penyebab Sariawan di Vagina dan Cara Mengatasinya
Cantik dan Haluskan Kulit Dengan Susu Bubuk, Awas Pangling Dengan Hasilnya
Hati-Hati, Bedak Bayi Bisa Sebabkan Kanker!

6. Perhatikan masa subur

Berhubungan seksual di masa subur dapat meningkatkan peluang Anda untuk segera hamil. Catat masa subur Anda dengan sistem kalender atau dengan memperhatikan tanda lainnya. Anda bisa berhbungan seksual beberapa hari sebelum atau ketika masa ovulasi. (Dil)

(Sumber: Dokter Sehat)