Mbah Jago dan Hasni

MANAberita.com — SETELAH 15 tahun menghilang, seorang wanita asal Palu ditemukan di sebuah lokasi yang tak terduga.

Wanita bernama Hasmi (28), warga Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah ini menghilang sejak usia 13 tahun dan ditemukan di celah batuan besar.

Hasmi diduga menjadi korban penculikan seorang dukun yang sudah cukup dikenal di desanya.

Beruntung Hasmi bisa diselamatkan namun masih dalam kondisi linglung sehingga tidak bisa dimintai banyak keterangan.

Berikut 5 fakta soal hilangnya Hasmi yang diduga diculik dukun, melansir Pps Belitung dari Kompas.com dan Tribun Video.

1. Diculik Dukun Saat Usia 13 Tahun

Dikutip dari Kompas.com, Hasmi dikabarkan menghilang sejak tahun 2003, saat dirinya masih berusia 13 tahun.

Setelah 15 tahun silam, Hasmi ditemukan masih dalam kondisi masih hidup.

Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Alqudusy, korban Hasmi dapat ditemukan berdasarkan keterangan dari keluarga korban.

“Kakak korban bernama Devi itu melapor ke polisi bahwa adiknya Herni disembunyikan oleh seorang laki-lagi bernama Jago yang berprofesi sebagai dukun di desa itu. Anggota kami kemudian langsung bergerak berdasarkan informasi tersebut,” kata Kapolres Iqbal.

2. Ditemukan di celah Batu

Hasmi ditemukan selamat di celah bebatuan besar di atas gunung oleh anggota Polsek Dakopamean Polres Tolitoli, di Desa Bajungan, Kecamatan Galang, Minggu (05/08)

Diduga selama ini Hasmi disembunyikan oleh Jago.

3. Dijadikan Tumbal

Sebelumnya, Makmun (63), ayah korban, telah beberapa kali menanyakan keberadaan putrinya kepada pelaku, tetapi hanya dijawab, “Sudah pergi jauh.”

Polsek Dako Pamean lalu melakukan pencarian ke rumah Jago. Hasmi pun ditemukan di sela-sela batu besar di sekitar rumah Jago.

Jago lantas ditangkap dan diperiksa hingga terungkap motifnya menculik Hasmi.

“Menurut tersangka, motifnya, Hasmi dipakai sebagai tumbal atau alat perdukunan untuk menghadirkan jin,” ungkap M Iqbal.

Atas tindakannya, pelaku dijerat pasal berlapis UU No 35 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak.

4. Harga Berjarak 3 Rumah

Anehnya, jarak antara rumah korban dengan pelaku hanya berjarak tiga rumah.

Namun, entah mengapa keluarga korban baru mengetahuinya setelah 15 tahun berselang.

“Dulu orangtua korban pernah meminta bantuan dukun Jago untuk mencari anaknya. Tapi kata sang dukun anaknya itu sudah pergi jauh entah ke mana,” kata Kapolres Iqbal.

5. Masih Linglung

Baca Juga
Hasil Panen Tak Dibagi Rata, Seorang Menantu di Bone Nekat Pukul Mertuanya
Masih Ingat Bocah TK Bermotor yang Viral? Inilah Keadaannya Sekarang
Terjadi Lagi, Pasien di Rumah Sakit Adam Malik Meninggal Karena Ditelantarkan Staf Medis

Korban Hasmi saat ini belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya secara medis belum membaik.

“Kondisi korban linglung, tapi mampu menjawab pertanyaan, sementara masih didampingi psikolog Dinas Sosial,” terang M Iqbal.

Sementara itu, korban telah dibawa ke RSU Mokopindo Tolitoli untuk divisum. Ia juga mendapat pendampingan dan konseling dari psikolog Dinas Sosial.