Bak Dari Neraka, Inilah Potret Kebun Binatang di Albania, Singa Sampai Kurus dan Babak Belur

MANAberita.com — OTORITAS Albania telah menutup ‘kebun binatang dari neraka’, menyelamatkan lusinan hewan yang kekurangan gizi dan diperlakukan buruk.
Hewan-hewan itu diletakkan di kandang sempit dan tidak higienis di Kebun Binatang Safari Park, di Kota Fier sampai seorang fotografer yang tidak disebutkan namanya merilis satu set gambar awal pekan ini.

Foto-foto yang memprihatinkan antaralain menunjukkan singa yang ‘sangat kekurangan gizi’, dengan mata yang tampaknya cedera.

Menurut MailOnline, Menteri Pariwisata dan Lingkungan Albania, Blendi Klosi, memerintahkan agar hewan-hewan segera diselamatkan setelah melihat foto-foto yang memprihatinkan itu.

Fotografer itu mengatakan dia terkejut pada kehidupan hewan yang ‘menyedihkan’ yang ‘dipaksa’ untuk bertahan.
Dia berkata, “Semua hewan disimpan di kandang beton yang kecil dan tidak higienis.”

“Hewan-hewan menderita berbagai masalah fisik dan psikologis yang disebabkan oleh kondisi yang menyedihkan, perawatan hewan yang tidak layak dan kurangnya makanan yang tepat.”

“Diperkirakan bahwa lebih dari setengah juta hewan telah menderita karena industri.”

“Kamera adalah senjata ampuh untuk memasukkan isu-isu ini ke publik.”

Menurut fotografer, kebun binatang milik pribadi adalah rumah bagi tiga singa dewasa, zebra, beberapa rusa, monyet, beruang, dan serigala yang kekurangan gizi. 

 


Dan dia mengklaim bahwa dokter hewan yang mengunjungi kebun binatang tersebut menggambarkannya sebagai ‘kondisi kesejahteraan hewan terburuk yang pernah dia lihat’.

Baca Juga
Kesal Nilai Terus Merosot dan Pakai Tas yang Terlalu Modis, Guru ini Tampar Muridnya Sebanyak 5 Kali
Astaga! Keluarga dari Istrinya Haykal Kamil Jadi Korban Pesawat Lion Air JT610
Hendak di Autopsi, Jenazah ini Justru Hidup Kembali

Organisasi kesejahteraan hewan FOUR PAWS mengumumkan pihaknya bekerja bersama dengan pihak berwenang Albania untuk campur tangan sebelum terlambat.
Ioana Dungler, yang mengepalai Departemen Binatang Liar, mengatakan, “Situasi di Kebun Binatang Safari Park di Kota Fier jelas benar-benar tidak dapat diterima untuk hewan yang tersisa di sana.”

“Kondisinya tidak tepat, terutama untuk hewan liar besar seperti singa dan beruang yang memiliki kebutuhan lingkungan dan makanan yang sangat spesifik.”

“Tanda-tanda dari dampak mental dan fisik dalam lingkungan yang sedemikian buruk dapat dengan jelas terlihat pada masing-masing hewan malang di kebun binatang.” (Zee)