Motor diceburkan ke selokan

MANAberita.com — SEBANYAK 16 motor milik penghuni rumah kos H Tamyis ditemukan berada di dalam sungai di Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Rupanya, motor-motor itu dibuang oleh warga.

Mengutip Gween, salah satu warga, Imam, mengatakan 16 motor itu dibuang warga setelah bentrok dengan sekelompok pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemicu adalah tunggakan uang kos.

“Semalam memang ramai massa di depan rumah H. Tamyis tempat kost beberapa anak luar pulau. Pemuda-pemuda NTT yang terlibat bentrok sampai berlarian karena warga Tambak Sawah tak menerima ulah pemuda-pemuda NTT yang dinilai merugikan,” ujar Imam.

Polsek Waru mengevakuasi motor-motor itu menggunakan alat berat. Ketika diangkat, motor-motor tersebut penuh lumpur dan beberapa di antaranya rusak. Proses evakuasi menjadi tontonan warga. Motor-motor tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Waru.

Bentrokan terjadi antara warga Tambak Sawah dengan sekelompok pemuda asal NTT penghuni kos H Tamyis di Jalan Blambangan I No. 20 pada Sabtu malam, 20 Oktober 2018. Empat pemuda NTT mengalami luka akibat benda tajam dalam bentrokan tersebut.

Bentrokan muncul sebagai reaksi warga atas ulah sekelompok pemuda NTT yang merusak rumah kos H Tamyis. Keributan itu dipicu perselisihan antara pemuda NTT, Marcel, dengan pemilik kos, H Tamyis terkait uang sewa.

Pemilik berniat menagih uang sewa kos yang tertunggak. Tidak terima dengan penagihan tersebut, Marcel dan H Tamyis akhirnya terlibat percekcokan.

“Bahkan saat keduanya berselisih, Marcel sempat mengeluarkan kata-kata tidak pantas. Terus dilerai oleh salah satu penghuni kost lain dan tidak terjadi apa-apa,” ujar Kapolsek Waru, Kompol Fathoni.

Rupanya, cekcok tersebut berlanjut. Diduga, Marcel mengajak sejumlah pemuda NTT lain dari luar kos untuk melakukan pengrusakan.

Baca Juga
Kesal Dikerjain Penjual Es Krim Turki, Bocah Laki-Laki ini Sampai ‘Makan Tissue’ Videonya Bikin Ngakak!
PDKT Dengan Customer-nya Selama 8 Bulan, Driver ini Harus Telan Pil Pahit
Sempat Diculik dan Dikerumuni Semut Rangrang, Begini Keadaan Baby Aisyah Sekarang

“Ada sekitar 20 lebih pemuda NTT berdatangan ke Tambak Sawah. Ada yang dari Gununganyar, Rungkut, Kenjeran dan tempat lainnya berkumpul di dekat lokasi. Perselisihan terjadi dan mereka diduga melakukan pengrusakan pelemparan batu hingga kaca rumah H. Tamyis pecah,” kata Fathoni.

Mengetahui hal itu, ratusan warga seketika datang dan menyerang para pemuda NTT. Mereka marah dan tidak terima dengan ulah sejumlah warga NTT itu.

“Warga banyak berkerumun dan melakukan penganiayaan terhadap para pemuda NTT hingga banyak yang berlarian dan ada yang masuk rumah warga untuk berlindung. Namun mereka semuanya berhasil kami evakuasi dan warga Tambak Sawah membubarkan diri,” terang Fathoni. (Zee)