Roro Fitria dan ibunya

MANAberita.com — DUKA mendalam masih dirasakan oleh aktris Roro Fitria yang saat ini tengah menjalani hukuman lantaran terjerat kasus narkoba. Dalam proses tersebut, secara bertubi-tubi Roro mendapatkan berbagai cobaan hidup.

Mulai dari kediaman mewahnya dibobol maling hingga kepergian sang ibunda untuk selama-lamanya. Meski begitu, Roro tetap tak melupakan untuk mendoakan sang ibunda.

Pada Minggu (21/10), Roro menggelar pengajian hari ketujuh meninggalnya amrahumah ibunda Retnoh Wningsih Yulianti. Roro mengungkapkan jika sejak kepulangannya dari Yogya hingga tujuh hari setelahnya, ia selalu menggelar pengajian selepas salat maghrib.

“Pengajian semalam diikuti 100 lebih WBP,” ungkap Roro Fitria.

“Sebenarnya setelah pulang dari Yogya dari hari pertama sampai ketujuh ini selalu ngadain pengajian di rutan selepas salat maghrib, zikir, yasinan,” tambahnya.

Saat menggelar pengajian, Roro merasa ada sesuatu yang aneh. Ia mengalami kejadian mistis saat berada di kamar rutan. Pasalnya, salah seorang petugas rutan sempat melihat sosok perempuan yang berada di belakang Roro.

“Malam keenam mama meninggal pas masuk kamar kan selalu dihitung jumlah WBP-nya, sekamar itu ada 15 orang,” cerita Roro Fitria.

“Tiba-tiba pas dihitung yang pertama jumlahnya ada 16, kedua sama, ketiga kalinya sama, sampai petugasnya bilang itu belakang Mbak Roro ada ibu-ibu.”

Mendengar hal itu, wanita yang mengklaim dirinya sebagai titisan Nyai Roro Kidul pun yakin bahwa ibu-ibu itu adalah mendiang sang bunda. Roro beserta rekan lainnya pun langsung mendoakan mendiang sang ibunda.

“Setelah itu saya ngaji sama teman-teman sambil nyimpan air botol minum yang tutupnya dibuka biar doanya masuk ke air,” pungkas Roro. “Tiba-tiba satu botol itu jatuh padahal enggak ada yang nyenggol. Saya langsung berpikir ini mama pasti ada di sini.”

Baca Juga
Bayinya Meninggal di Dalam Ayunan, Curhatan Ibu ini Pilu Banget!
Bukan Diperkosa, Ternyata Ini Motif Remaja 15 Tahun Bunuh dan Buang Gracie Gabriela ke Dalam Karung
Takut Terkena Razia Satpol PP, Pedagang Kaki Lima Nekat Tinggalkan Anaknya yang Tengah Tertidur di Jalan

Sementara itu, Retno Winingsih Yulianti sendiri diketahui meninggal dunia tepat pada 15 Oktober lalu. Sehari sebelum meninggal, Retno sempat dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami gangguan pernapasan.

Ketika mengetahui kabar duka tersebut, Roro pun langsung menangis histeris dan sempat pingsan. Roro tak menyangka ibunda tercintanya begitu cepat meninggal dirinya untuk selama-lamanya. (Zee)

(Sumber: Kanal247)