Ilustrasi

MANAberita.com — SEORANG menantu diduga tega membunuh mertuanya sendiri, di Dusun Banjarayar, Desa Banjarayar, Kecamatan Tanjung Gonom, Kabupaten Nganjuk, Minggu (02/12).

Pelaku Sudarsono, tega membunuh, Siti Munawaroh (65), tak lain ibu mertuanya sendiri. Kejadian ini terjadi setelah sang menantu cekcok dengan istrinya. Usai cekcok, istri pelaku meninggalkan Suaminya, pergi ke Surabaya Jawa Timur.

Sebelumnya, pelaku sempat mengancam sang istri melalui pesan singkat, bahwa dirinya akan membunuh ibunya jika dia tidak pulang dari Surabaya.

Ancaman tersebut benar dibuktikan. Korban yang hanya tidur bersama cucunya itu, didatangi oleh pelaku yang tak jauh dari rumah korban.

Sekitar pukul 05.00 Wib, dengan membawa palu, Pelaku langsung memukul kepala korban yang baru saja bangun dari tidurnya.

Menurut Mashuri, adik korban, pelaku sudah dua bulan lalu cekcok dengan istrinya. Hingga istrinya pisah ranjang dan bekerja di Surabaya. Akhirnya persoalan itu merembet pertengkaran dengan korban.

“Kepala korban dipukul sebanyak empat kali. Hingga korban tersungkur dan tewas seketika di lokasi kejadian. Setelah membunuh korban. Pelaku sempat hendak gantung diri, namun gagal dan melarikan diri,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Yogi Ardi memyebutkan, mendapat informasi ada kejadian itu, petugas langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Baca Juga
Alasan 10 Ciri Hubungan Cinta seperti Ini Dianggap Sehat
Bapak dan Anak Sekongkol Rampok Calon Mantu Lalu Meninggalkannya di Kebun Sawit
Baru Belajar Kemudikan Mobil Tapi Berani ke Jalanan, Ibu-Ibu Tabrak Mahasiswi Hingga Tewas

“Dari hasil pemeriksaan sementara bahwa, korban tewas dibunuh dengan cara dipukul kepalanya menggunakan palu,”ujar AKP Yogi Ardi Kristanto, Kasat Reskrim Mapolres Nganjuk.

Senut Kasat, korban segera dievakuasi menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk guna kepentingan otopsi.

“Selain itu, kita juga mengamankan satu palu besi milik pelaku yang digunakan sebagai alat untuk memukul kepala korban,” ujarnya. (Dil)