Siswa SD Dikeroyok Teman-temannya di Dalam Kelas

MANAberita.com – BARU-BARU ini dunia pendidikan di Indonesia kembali tercoreng karena sebuah video pengeroyokan siswa SD yang viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang bocah laki-laki berseragam SD dikeroyok oleh sejumlah temannya di dalam kelas.

Video berdurasi 3 menit 33 detik yang diunggah pada youtube dengan akun Anzer Lextra Daisen pada Senin (27/11/2017) beberapa waktu lalu, memuat kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok pelajar yang masih berstatus Sekolah Dasar (SD).

Video ini juga telah diunggah kembali oleh akun instagram indozone, Rabu (13/12). Dalam video itu terlihat korban dipukul, ditendang, diinjak dan diduduki oleh teman-temannya.

Loading...

Korban menangis, tetapi teman-temannya tidak berhenti memukul. Mereka terus mengeroyok korban sambil disaksikan oleh teman-temannya di dalam kelas.

Unggahan indozone

“Tindakan bullying kembali mencoreng dunia pendidikan di Indonesia. Parahnya lagi, kali ini malah dilakukan oleh sekelompok pelajar SD. Para pelajar yang berasal dari sebuah SD di Desa Lebung Gajah, Kecamatan Tulung Selapan, Sumatera Selatan ini, tega menganiaya seorang temannya.

Terlihat, temannya tersebut sudah menangis dan menjerit, namun anak-anak SD itu tidak menghentikan aksinya. Para guru juga tidak terlihat berada di tempat kejadian sehingga aksi bullying itu tidak ada yang melerai.

Berikut beberapa komentar dari netizen:

“pecat kepala sekolah…penjara kan orang tua yg menganiaya itu…lapor kan kepada pihak perlindungan anak…hil ini harus di bawa ke pengadilan…pak Arist Merdeka Sirait,tolong pak lindungi anak2 yg sedang terancam masa depannya,” komentar Muhammad Gabril.

Sementara, Sadan Alhamin berkomentar, “kalau dari pihak kapolres siap membantu kami juga dari pihak setempat mau sekali menerima bantuan dari pihak hukum, karna sampai sekarang kasus ini belum juga selesai. Dan dari pihak sekolah juga menganggap kasus ini sepele dan diremehkan para guru. Saya mewakili dari dusun/desa Lebung Gajah Kecamatan Oki Tulung Selapan juga menginginkan bantuan kalau dari pihak bapak Kapolres mau turun ke lokasi kita.”

“dan juga saya mau sampaikan memang itu terjadinya di dalam ruang sekolah dan juga pada jam belajar, maka dari itu juga kami pertanyakan kepada pihak kepala sekolah di mana guru di mana pengawas sekolah atau mungkin ini ada kesengaja,an dari para guru, karna pelaku pemukulan anak tersebut adalah cucu dari guru yng mengajar di sekolahan tersebut dan keluarga dari guru yng ada di situ.

“Sedangkan sang korban adalah orang miskin yng tinggal dengan seorang pamannya, maka itu kita mengingin kan bantuan dari luar karna sang korban tidak ada bantuan dari pihak setempat. Tolong kalau ada yang bermurah hati mau menolong. Saya juga mewakili dari pihak korban sangat marah, tapi apada daya kita tak sanggup,” ujarnya.
” tulis akun indozone.

Sontak saja video ini menuai banyak komentar dari netizen yang ikut melakukan kecaman terhadap pembullyan ini dan banyak yang menyalahkan pihak sekolah atas terjadinya bullying di lingkungan sekolah ini.

@ze_zega. “Yg rekam siapa? Masak anak SD bawa HP? *mikir keras”

@luqi.hakim, “Walaupun kejadian yg ada d vidio bukan d sekolah saya, tpi kmi tau tugas guru d tuntut harus bisa mencerdaskan,membimbing,dan menjaga selama d sekolah..tpi kami jga memiliki ktrbatasan dg anak sd yg sedang dalam masa ingin tau nya dan mencontoh adegan dan kata2 yg ada d televisi”

@triiedhams_, “Intinya yg merekam siapa? Trs gurunya pada kmana, masa ga ada yg pantau sama sekali!!! Aduh makin ga bereees iniii”

@nissa9229, “Gurunyaaa kemanaaa itu ya Allah sekolah itu harusnya jd tempat yg aman dan nyaman untuk anak belajar menambah ilmu..kalo kaya gini bisa2 anak itu trauma kasian masa depannya nnt gmn”. (Int)

Tonton videonya di sini:

Tindakan bullying kembali mencoreng dunia pendidikan di Indonesia. Parahnya lagi, kali ini malah dilakukan oleh sekelompok pelajar SD. Para pelajar yang berasal dari sebuah SD di Desa Lebung Gajah, Kecamatan Tulung Selapan, Sumatera Selatan ini, tega menganiaya seorang temannya. Terlihat, temannya tersebut sudah menangis dan menjerit, namun anak-anak SD itu tidak menghentikan aksinya. Para guru juga tidak terlihat berada di tempat kejadian sehingga aksi bullying itu tidak ada yang melerai. Berikut beberapa komentar dari netizen: ⠀ "pecat kepala sekolah…penjara kan orang tua yg menganiaya itu…lapor kan kepada pihak perlindungan anak…hil ini harus di bawa ke pengadilan…pak Arist Merdeka Sirait,tolong pak lindungi anak2 yg sedang terancam masa depannya," komentar Muhammad Gabril. Sementara, Sadan Alhamin berkomentar, "kalau dari pihak kapolres siap membantu kami juga dari pihak setempat mau sekali menerima bantuan dari pihak hukum, karna sampai sekarang kasus ini belum juga selesai. Dan dari pihak sekolah juga menganggap kasus ini sepele dan diremehkan para guru. Saya mewakili dari dusun/desa Lebung Gajah Kecamatan Oki Tulung Selapan juga menginginkan bantuan kalau dari pihak bapak Kapolres mau turun ke lokasi kita." ⠀ "dan juga saya mau sampaikan memang itu terjadinya di dalam ruang sekolah dan juga pada jam belajar, maka dari itu juga kami pertanyakan kepada pihak kepala sekolah di mana guru di mana pengawas sekolah atau mungkin ini ada kesengaja,an dari para guru, karna pelaku pemukulan anak tersebut adalah cucu dari guru yng mengajar di sekolahan tersebut dan keluarga dari guru yng ada di situ. ⠀ "Sedangkan sang korban adalah orang miskin yng tinggal dengan seorang pamannya, maka itu kita mengingin kan bantuan dari luar karna sang korban tidak ada bantuan dari pihak setempat. Tolong kalau ada yang bermurah hati mau menolong. Saya juga mewakili dari pihak korban sangat marah, tapi apada daya kita tak sanggup," ujarnya. ⠀ Follow, like, komentar dan tag temanmu untuk ikut bersama kita guys! #kamuharustau #indozone

Baca Juga
Fakta Mengenai Kematian Haringga Sirla, Mulai Dari Dikejar Massa Hingga Anusnya Ditusuk Besi
Diduga Stress, Wanita ini Mengamuk dan Akui Putra Orang Lain Sebagai Anaknya, Begini Modusnya
Beredar Video Lucinta Luna Didorong Hingga Terjatuh, Netizen Pertanyakan ‘Kehamilannya’

A post shared by INDOZONE – INDOZONEMEDIA (@indozone.id) on