Keluarga Dita

MANAberita.com — PELAKU pengeboman tiga gereja di Surabaya akhirnya terkuak. Diketahui jika mereka terdiri dari satu keluarga, diantaranya: Dita Supriyanto (Ayah), Puji Kuswati (Ibu), Fadilah Sari (12) Pemela Riskika (9) serta kedua anak laki-laki mereka, Yusuf Fadil (18) dan Firman Halim (16).

Hal ini semakin diperkuat dengan penemuan sejumlah alat peledak di rumah Dita dan styrofoam yang diketahui untuk memperbesarkan api.

Ada kejadian memilukan sebelum mereka mengebom gereja-gereja itu, yaitu anak keduanya sempat menangis usai sholat Magrib berjamaah dan ditenangkan oleh sang ayah.

“Mereka masih salat subuh berjemaah sebelum hari pemboman.. Oh iya, Magrib sebelumnya anak kedua habis salat sempat nangis-nangis terus dirangkul, dicium, di’puk-puk’,” ujar Khorihan, ketua RT setempat, dilansir Kumparan.

Diduga, remaja tersebut ketakutan dan berusaha menerima semua perintah orang tuanya, termasuk menjadi teroris.

Baca Juga
Pernah Dibooking ke Singapura, Berapa ‘Harga’ Vanessa Angel Jika ke Luar Negeri?
Dari 15 Kali Transaksi, Vanessa Angel Pernah 2 Kali ‘Dibooking’ ke Luar Negeri, Dimana?
Tepuk Jidat! Lagi-Lagi Kuasa Hukum Vanessa Angel Mengundurkan Diri, Penyebabnya…
5 Fakta dan Foto Seksi Aldira Chena, Gadis Mirip Barbie yang Terkait Prostitusi Online
Whaatt? Mantan Muncikari ini Pernah ‘Jual’ Artis Seharga 150 Juta untuk 20 Menit ML
Ngaku Mendapat “Bisikan”,  Oknum Polisi Kota Medan ini Merusak Al-Quran dan Membuangnya Ke Parit
Miris! Sebulan Lebih Closing Asian Games, Honor Tim Medical dan Doping Control Belum Juga Dibayarkan
Filler Demi Kecantikan, Wanita ini Justru Nyaris Kehilangan Bibirnya

Tak hanya anaknya, istri Dita pun sempat menuliskan status kesulitannya di dunia, seolah memberi sinyal jika mereka ‘berbeda’.

“Kesulitan di dunia tidak ada apa apanya dibandingkan kesulitan di negeri akherat. Yang memudahkan kita adalah kedekatan kita dengan ALLAH,” tulisnya pada 3 Maret 2013.

“Selalu mengigat ALLAH dan hari esok harus lebih baik. itulah moto bujang kecilku. Smg ALLAH menguatkanmu nak…” tulis Puji sebelumnya pada 28 Februari 2013. (Dil)