Victoria dan David Beckham

MANAberita.com — MERASA dipermalukan, Victoria Beckham menangis berhari-hari. Adalah sang suami David Beckham sendiri yang melakukannya. Dikutip dari DailyMail kemarin, Victoria tak menyangka David menggambarkan pernikahan keduanya sebagai sesuatu yang sulit.

Berusaha menampilkan imej keluarga sempurna dengan transisi karier dari vokalis menjadi mogul fesyen sukses, Victoria mengaku bekerja keras untuk membangun brand. Tapi rupanya desainer 44 tahun itu tak menyangka David meruntuhkan apa yang selama ini diupayakannya. Baginya, ini rupanya setara aib pernikahan.

Laporan The Sun, komentar David dalam wawancara dengan media Australia itu membuat ibu empat anak tersebut “hancur”. Selain dipermalukan, ia merasa David sangat tidak peka. Saking seriusnya urusan, Victoria sampai menangis selama dua hari berturut-turut. Ia tak terima David menyebut hubungan mereka saat ini masuk kategori “complicated”.

Baca Juga
Sebut Darah Menstruasi, Remaja ini Ternyata Melahirkan dan Cekik Bayinya
Jadi Korban Bom Gereja Surabaya, Anak Bayu Beri Terus Tanyakan Ayahnya dan Minta Diajak Naik Mobil Jenazah
Beredar Video Sejumlah Guru Lakukan ‘Turun Naik’ Challenge, Netizen Justru Mengamuk Karena Hal ini

Tak itu saja, mantan anggota Spice Girls itu juga sampai memilih kabur ke Jerman, menyepi di vila spa mewah. “Victoria tak tahu mengapa David melontarkan komentar yang tidak peka seperti itu dan mempermalukannya di depan publik. Seperti yang bisa dibayangkan, komentar David itu seperti bom nuklir. Dia hancur dan dua hari hanya menangis,” ujar sumber The Sun, mengutip Galamedia.

Ini diketahui dari postingan Instagramnya di sebuah spa mewah di Baden-Baden Jerman. Selain perawatan dari situs resminya vila spa pilihan Victoria ini menawarkan relaksasi menyeluruh mulai dari penanganan medis, emosional, detoks hingga fitness and beauty.

Lalu apa yang dikatakan David setelah 19 tahun pernikahan dalam wawancara dengan The Sunday Project itu? “Siapa pun yang menjalani pernikahan dengan waktu yang sama seperti yang sudah aku jalani akan tahu, di satu titik semua tak lagi mudah, perlu kerja keras. It becomes a little more complicated..” katanya. (Dil)