Jenazah korban Drama Kolosal Surabaya Membara

MANAberita.com — KEPALA BPB-Linmas Kota Surabaya memastikan jika pihak Pemkot tidak dilibatkan pada gelaran Drama Kolosal ‘Surabaya Membara’.

“Kebetulan acaranya Pemprov. Tidak ada permintaan pengamanan dan kesehatan kepada kami (Pemkot Surabaya),” jelas Eddy.

Sementara itu hingga saat ini, dipastikan jatuh tiga korban jiwa dalam tragedi itu. Untuk korban luka, data awal BPBD-Linmas, ada 16 korban luka.

“Korban tersebar di beberapa rumah sakit. Diantaranya RS PHC, RSUD Soewandhie, dan RSUD dr Soetomo,” ujar Eddy.

Proses identifikasi hingga saat ini masih terus dilakukan. “KTP milik korban kurang jelas,” tambah Eddy.

Baca Juga
Diduga Nistakan Agama Islam, Coki Pardede dan Tretan Muslim Dipolisikan
Inilah Jadinya Jika Non Muslim Mendengar Lantunan Alquran Untuk Pertama Kalinya, yang Terakhir Bikin Haru
Curhatan Chandra Tauphan, Pengusaha Muda Penumpang Lion Air yang Rusak di Tengah Jalan

Sebagai informasi, Peristiwa naas itu terjadi pada Jumat (09/11) sekitar jam 20.00 WIB. Kejadian bermula saat adegan kereta api yang penuh asap melintas di jembatan viaduk. Saat bersamaan, penonton memadati pinggir viaduk.

Tiba-tiba beberapa penonton yang berada di pinggir viaduk terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter. Mengetahui peristiwa itu penonton yang memadati bawah jembatan langsung berteriak.

Tak lama kemudian teriakan penonton kembali terdengar setelah mengetahui beberapa penonton yang kembali jatuh di lokasi yang tidak jauh dari peristiwa sebelumnya. Petugas dengan cepat memberikan pertolongan di tengah kepanikan. (Alz)