Pelaku pembunuh Sophi’i

MANAberita.com — BUKANNYA melindungi suami, seorang wanita di OKU Timur, Sumatera Selatan ini terbilang “luar biasa”. Lantaran membunuh suaminya sendiri demi selingkuhan.

Wanita itu, Darni, namanya, berusia 29 tahun. Dialah yang diduga mengotaki pembunuhan Sophi’I (45), suaminya sendiri, di Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Untuk memuluskan pembunuhan itu, dia sertakan pula selingkuhannya, Haryono (34).

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlintang Jaya, membenarkan peristiwa itu. “Motifnya karena adanya perselingkuhan di antara kedua pelaku,” katanya.

Loading...

Motif lebih detil lagi adalah karena Darni takut perselingkuhannya dengan Haryono diketahui suaminya. Itulah yang membuat keduanya nekat menghabisi nyawa Sophi’I saat melintas di jembatan Burai, Semedawai, OKU Timur pada Jumat (15/03).

“Korban dan istrinya ini naik motor dan di jembatan diadang pelaku Haryono. Korban dipukul sampai meninggal. Mayatnya dibuanglah ke sungai itu,” kata Erlin.

Setelah membuang mayat korban, Darni dan Haryono kembali ke rumah masing-masing. Seolah tak ada insiden apapun, kedua pelaku mengaku tetap beraktivitas seperti biasa.

Dua hari berselang, warga dibuat geger atas penemuan mayat dalam kondisi terapung di Sungai Burai. Warga mengenali mayat itu adalah Sophi’i, petani asal Burai Mulya, Semedawai OKU Timur.

“Setelah membunuh, istrinya beraktivitas seperti biasa dan tidak ada buat laporan polisi kalau suaminya hilang. Setelah dia diperiksa ada kecurigaan, ternyata dia ini salah satu pelakunya,” kata Erlin.

Baca Juga
Kesal Dagangannya Disaingi, Ibu di Tuban Nekat Bakar Diri
ABG di Blitar Dipaksa Pacar ‘Kuda-Kudaan’ Sambil Live di Facebook, Tujuannya Licik Banget!
Lusinan Cacing Bersarang di Mata Bocah Berusia 2 Tahun, Kok Bisa?

Di hadapan polisi, Darni mengaku membunuh suami bersama selingkuhannya. Polisi pun bergerak cepat. Haryono ditangkap di rumahnya di Desa Tulung Harapan, OKU Timur.

“Pelaku Haryono ditangkap kemarin sore (Senin 18 Maret) pukul 16.00 WIB di rumahnya. Soal motif murni perselingkuhan, mereka terancam Pasal 340 KUHP tantang pembunuhan berencana,” tutur Erlin. (Dil)