Korban dipukuli anak kandung

MANAberita.com — SARUTOMO, 74, warga jalan Imam Bonjol, Gg. Anis RT 011, RW 002, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Lampung, babak belur dipukul anak kandungnya sendiri hingga hingga babak belur.

Sarutomo mengalami luka bocor di bagian kepala. Kapolsek Metro Pusat AKP Suhardo mengatakan, Sarutomo diduga dianiaya anak kandungnya yang bernama Rudiyanto, 41, karena masalah uang.

Melansir JPNN, Menurut Suhardo, atas kejadiian itu, pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap tersangka, Senin (22/04), dengan tindak perkara kekerasan dalam rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam bunyi pasal 44 UU RI No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Suhardo mengungkapkan, tindak kekerasan Rudiyanto terhadap sang ayahnya tersebut terjadi Senin pagi sekira pukul 06.30 WIB di rumah korban.

“Penganiayaan dilakukan dengan cara memukulkan meja yang terbuat dari kayu ke kepala korban sebanyak dua kali,” ucapnya.

“Tersangka tidak terima saat istri korban meminta uang ke korban namun korban tidak mempunyai uang lagi, karena uangnya dipinjam tersangka dan sampai sekarang belum juga dikembalikan,” jelas Kapolsek.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sobek di bagian kepala dan pelipis serta di bagian tangan. Lalu, sekira pukul 14.00 WIB polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka Rudiyanto.

Baca Juga
Astaga! Menolak Disodomi, Bocah 12 Tahun Tewas Dibunuh Pengembala Sapi
Larikan Uang Kas Masjid, Semua Kejahatan Pria ini Dibongkar Netizen
Diduga Dihamili Bapak Asuh, Siswi SMP di Bekasi Meninggal Usai Melahirkan

“Petugas melakukan penangkapan di rumah korban didampingi pihak ketua RT. Saat melakukan penggeledahan tersangka berhasil diamankan dan dibawa ke polsek Metro pusat untuk penyidikan lebih lanjut,” ujarnya AKP Suhardo.

Tersangka yang berprofesi sebagai buruh itu kini terancam pasal 44 UU RI No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. (Ila)