Ilustrasi

MANAberita.com — Siswi SMA dihamili bocah SD di Probolinggo, Jawa Timur menggegerkan publik. Korban, AZ (18), ternyata anak yatim piatu.

Remaja putri asal Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo itu ditiduri oleh dua sepupunya berkali-kali hingga hamil dan melahirkan. Satu pelaku masih berstatus murid SD.

Loading...

Kedua pelaku yakni MMH (18), pelajar kelas 3 SMA dan murid SD, berinisial MWS (13). Keduanya telah diamankan Satreskrim Polres Probolinggo.

Melansir Pojoksatu, AZ merupakan anak yatim piatu sejak masih duduk di kelas 5 SD. Sejak saat itu, dia diasuh oleh orangtua pelaku MWS.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, korban disetubuhi oleh kedua pelaku berulang kali hingga korban hamil dan melahirkan secara prematur.

Eddwi menjelaskan, pelaku yang pertama kali meniduri korban adalah bocah SD, MWS. Ia nekat meniduri korban karena keseringan nonton film porno.

Hal itu membuat pelaku MWS penasaran dan ingin mencobanya. Korabannya adalah sepupunya sendiri yang tinggal di rumahnya sejak kecil.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 76 D jo pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara. Tapi, nanti akan kami koordinasikan kepada Kejaksaan Negeri karena kedua pelaku masih merupakan anak di bawah umur,” terangnya.

Sementara itu, Kanit PPA Bripka Reni Isyana Antasari menjelaskan, kedua pelaku melakukan persetubuhan dengan korban tidak bersamaan.

Keduanya melakukan persetubuhan di waktu dan tempat yang berbeda pula. Pertama, persetubuhan itu dilakukan oleh MWS.

Korban berulang kali disetubuhi oleh MWS dan dijanjikan menikah. Korban sempat diancam pelaku akan diusir dari rumah jika kemauannya tak dituruti. Tetapi, karena terus-terusan disetubuhi akhirnya korban ingin pergi dari rumah pelaku.

Saat diajak untuk berhubungan layaknya suami istri, Bunga memang tak kuasa menolak. Namun, lantaran AZ disetubuhi hingga beberapa kali, dia akhirnya merasa tertekan. Bahkan, pernah ingin kabur dari rumah.

Sampai kemudian, AZ pernah memutuskan untuk kabur dari rumah. Dia lalu bertemu dengan MMH yang tak lain masih sepupunya juga. Rumahnya juga masih berdekatan.

“Saat itu MMH awalnya mengaku mau menolong AZ. Alih-alih menolong, ternyata digitukan juga,” ujar Reni, sapaan akrab Kanit PPA.

Menurut Reni, persetubuhan itu baru terungkap saat korban melahirkan pada bulan lalu. Itu, setelah banyak orang curiga karena korban yang masih berstatus pelajar melahirkan. Sehingga, kemudian kejadian itu dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Baca Juga
Inilah Ancaman Hukuman Mantan Oknum TNI Kendari yang Perkosa 6 Anak
Sukses Gelar Reuni Akbar Angkatan Tahun 80 SMA Negeri 3, Alumni Pinta Adakan Dengan Skala Yang Lebih Besar
Tidak Dapat Menahan Nafsu, Pria ini Nekat Perkosa Dua Kambingnya Hingga Mati

“Perutnya agak kecil karena prematur. Jadi, tidak kelihatan. Yang membuat semua terkejut itu karena korban yang masih pelajar dan melahirkan. Apalagi bayinya kritis. Jadi tambah ramai,” ungkapnya.

Saat ini polisi masih menyelidiki perkara yang membuat gempar warga Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ini. (Dil)