Pabrik korek terbakar di Binjai Sumut

MANAberita.com – KASUS kebakaran kembali terjadi di sebuah pabrik korek api, Mancis di Kabupaten Binjai, Sumatera Utara.

Sebuah pabrik mancis di Jalan Teungku Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Kecamatan Langkat, Kabupaten Binjai, ludes terbakar pada Jumat (21/06).

Mengutip GridHot.ID dari Tribun Medan, Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Siswanto mengatakan bahwa lebih dari 10 orang menjadi korban kebakaran.

“Terjadi kebakaran pabrik mancis di Jalan Tengku Amir Hamzah Ds sambirejo arah ke Gumit, korban diperkirakan di atas sepuluh orang,” katanya.

Menurut informasi yang dikumpulkan Tribun Medan di lokasi kejadian, sekitar sepuluh jenazah menumpuk di dalam satu ruangan pabrik mancis.

Selain itu, ada beberapa jenazah yang juga ditemukan di ruangan seperti kamar-kamar lainnya, ruang utama gedung pabrik.

“Itu yang dalam satu kamar ada 10 jenazah, di lokasi lain ada sekitar 10 lagi, ada di dapur,” kata petugas Damkar yang sedang mengangkut jenazah dan memberi laporan kepada atasannya.

“Mungkin sampai 20 orang korbannya,” sambungnya.

Sejauh ini, berdasarkan informasi yang didapatkan, api membakar dengan cepat lantaran bahan-bahan di dalam pabrik mancis berisi bahan-bahan yang mudah terbakar

Para petugas kepolisian juga terlihat mengamankan lokasi serta mendata korban dan kerugian.

Kasubdit Bencana BPBD Langkat, Sugiono mengatakan ada 30 orang meninggal yang terdiri atas 26 orang dewasa dan empat orang anak kecil.

Seorang mantan pekerja pabrik yang dijumpai Tribun Medan mengatakan, para pekerja selalu dikunci oleh pemilik pabrik atau mandor ketika merakit mancis.

Tindakan ini dilakukan untuk mengantisipasi pencurian.

Beberapa warga sekitar juga mempertanyakan legalitas pabrik mancis itu.

Mereka mengatakan, tak sembarang orang bisa keluar dan masuk ke dalam rumah yang menjadi pabrik itu.

Sementara itu, melansir AntaraNews.com, seluruh korban tewas terpanggang akibat kebakaran yang terjadi di pabrik mancis adalah perempuan.

Berdasarkan informasi yang didapat, puluhan karyawan tersebut dikabarkan tewas terpanggang karena terjebak di dalam bangunan.

“Waktu kebakaran itu kondisi pintu depan (pabrik) terkunci, yang buka hanya pintu belakang, sedangkan sumber kebakaran dari arah belakang,” kata seorang saksi, Suryadi.

Ia menambahkan, korban terpanggang akibat kebakaran tersebut semuanya berjenis kelamin perempuan.

Baca Juga
Pria Penendang Bocah di Mall Kelapa Gading Akhirnya Dilaporkan
Waduh! Wanita Asal Surabaya ‘Jajakan’ Temannya di Twitter Untuk Threesome
Astaghfirullah! Bocah SD Dijadikan Budak Seks Oleh Ayah dan Pamannya Selama 3 Tahun

“Yang terpanggang semuanya perempuan karena pekerjanya memang perempuan semua,” ujarnya.

Saat ini, puluhan korban kebakaran sudah berada di rumah Sakit Bhayangkara Medan. (Alz)