Video mesum pelajar di Bulukumba

MANAberita.com — Pemeran pria video mesum “Jangko Kasi Nyala Blitz-nya” berinisial AM, adalah orang yang diduga menyebarkan video mesum tersebut.

Dia menyebarkan video itu, setelah hubungannya dengan pemeran wanita kandas. Keduanya adalah sama-sama pelajar di salah satu SMK di Bulukumba, jurusan Teknologi Komputer Jaringan (TKJ). .

Menurut pihak sekolah sebagaimana dituturkan Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana, perbuatan mesum itu dilakukan awal 2019 di dalam salah satu ruang kelas. Namun tersebar pada April 2019, saat guru Bimbingan Konseling (BK), melakukan razia ponsel. .

Di ponsel AM itulah, didapati video mesum tersebut. Namun, video itu sudah telanjur tersebar ke teman-teman AM, sebelum ponselnya disita oleh pihak sekolah. .

Pihak sekolah lalu memanggil orang tua kedua pemeran video mesum tersebut. Di depan pihak sekolah, keduanya sepakat untuk menikahkan anak mereka. Namun belakangan, niat itu batal. Pemeran wanita diboyong orang tuanya ke Malaysia, sementara pemeran pria, hingga saat ini masih buron.

Sebelumnya, video mesum itu tersebar viral di media sosial. Seorang siswi berjaket biru, tampak berbaring di bangku sekolah, sambil menutup wajahnya dengan kain. .

Si perekam kemudian membuka penutup wajah itu. Terdengar suara dari si wanita yang mengatakan, “Jangko kasi nyala blitz-nya”. Kalimat ini lalu jadi trending topic di percakapan media sosial. .

Baca Juga
Bukan Hanya Tak Cantik Saat Diajak Kondangan, Inilah Alasan Badrun Aniaya Istrinya
Miris! Tak Peduli Tempat, Para Pelajar ini Bikin Tik-Tok Saat Proses Belajar Mengajar
Kepincut Pelakor, Pria di NTT Sewa Pembunuh Bayaran Untuk Lenyapkan Istrinya

Hasil penyelidikan kepolisian, video tersebut diambil di salah satu ruang kelas, pada saat pulang sekolah, sekitar pukul 17.30 Wita, awal 2019 lalu. Pemeran pria berinisial AM, terlebih dahulu merusak CCTV. .

AKP Berry berharap, masyarakat tidak lagi menyebarluaskan video mesum berdurasi 29 detik itu. Pihak kepolisian juga sedang mengejar pelaku penyebar video tersebut, mengingat kejadian ini telah lama terjadi. (Dil)