Pelaku ‘penjual’ temannya sendiri

MANAberita.com — UNIT PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali membongkar jaringan prostitusi online yang menawarkan layanan seks bertiga atau threesome.

Kali ini, kasus layanan threesome dari seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) yang menawarkan jasa esek-esek melalui sebuah akun media sosial (medsos) Twitter.

Wanita yang berinisial WD (32), asal Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember diamankan karena menawarkan temannya YR (31) untuk melayani pria hidung belang dengan layanan seks threesome.

Ia ditangkap pada Senin (05/08) lalu, di salah satu hotel di Surabaya. Saat digerebek, mereka sedang melayani pria hidung belang .

Terbongkarnya kasus tersebut bermula, saat unit PPA melakukan siber patroli di media sosial dan menemukan sebuah akun Twitter bernama, echanew94 yang mewarkan layanan esek-esek.

Dalam akun tersebut juga memasang layanan seks threesome dengan tarif Rp 1.800.000.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan pelaku gunakan modus menawarkan korban untuk berhubungan seksual secara threesome dengan seorang tamu.

“Menurut pengakuannya aktifitas tersebut dijalaninya sejak bulan April 2019 lalu, pelaku juga mendapat keuntungan berupa uang selain memuaskan fantasi seksualnya,” katanya.

Dalam transaksi begitu ada kesepakatan, pelanggan yang memesan harus mentransfer uang yang telah disetujui sebesar Rp. 1.800.000.

“Perbuatan pelaku ini berhasil diungkap oleh Unit PPA, dimana pada saat itu korban bersama pelaku dan tamunya ditemukan dalam keadaan telanjang sedang melakukan hubungan badan,” ujarnya.

Dalam pengakuannya, WD sendiri enggan disebut sebagai penjual atau mucikari karena teman yang diajak untuk menyuguhkan layanan seks threesome itu juga merupakan sesama profesinya.

Baca Juga
Sebelum Tewas di Kamar Mandi, ART di Jakarta Utara Sempat Disiksa Majikan Menggunakan Setrika dan Ulekan Batu
Tergiur Oplas Murah dan Abal-Abal, Puluhan Wajah ini Bergelombang dan Tidak Bisa Diperbaiki
Korban yang Tewas Dikeroyok Karena Dituduh Mencuri Motor di Medan Tinggalkan Istri yang Lagi Hamil

“Saya tidak menjual, saya bukan mucikari lho ya. Karena kita kenal pas waktu sama-sama Expo (layanan bokingan) disebuah hotel di kawasan Madiun, dan kita juga sama-sama sepakat,” kata WD.

WD diciduk saat melayani tamunya dan ia diamankan petugas beserta barang bukti uang tunai sebesar Rp 300.000, 1 buah kondom yang sudah terpakai, 3 buah kondom yang masih baru dan 1 buah HP milik pelaku. (Ila)