cara menghilangkan bekas koreng

MANAberita.com – MEMILIKI bekas koreng merupakan ‘ketakutan’ bagi sebagian orang. Tak jarang, mereka melakukan apa saja agar terhindar dari koreng.

Sebnarnya apa sih koreng itu dan bagaimana cara menghilangkan bekasnya?

Koreng terbentuk dari keping darah dan protein yang mengeras dan membentuk plak. Plak ini berfungsi sebagai pelindung selama luka di bawahnya mengalami pemulihan.

Koreng kemudian akan mengelupas dengan sendirinya begitu luka telah sembuh.

Namun, pengelupasan koreng dapat memakan waktu. Guna mempercepat proses tersebut, berikut adalah sederet tips yang bisa Anda terapkan dilansir Hello Sehat:

  1. Tidak mengelupas bekas koreng

Bekas koreng dapat menimbulkan rasa gatal yang membuat Anda ingin menggaruk, atau bahkan mengelupasnya. Selain itu, tepi bekas koreng biasanya mengering lebih dulu sehingga tampak seakan-akan luka di bawahnya telah sembuh.

Semua cara yang Anda lakukan untuk menghilangkan bekas koreng justru menjadi percuma jika Anda mengelupasnya. Pasalnya, mengelupas bekas koreng hanya akan membuka luka yang belum sembuh dan memperlambat pemulihan.

  • Mengompres hangat

Kompres hangat bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah menuju luka. Dengan meningkatnya aliran darah, pasokan oksigen pun turut bertambah. Pasokan oksigen yang cukup dapat merangsang sel-sel di sekitar luka untuk beregenerasi dengan lebih cepat.

Jika luka bisa sembuh dengan cepat, bekas koreng pun akan hilang dalam waktu singkat. Untuk membuat kompres hangat, cukup siapkan handuk yang telah dibasahi air hangat. Tempelkan pada area luka selama 10-20 menit.

3. Menjaga kelembapan area luka

Cara lain yang dapat membantu Anda menghilangkan bekas koreng adalah dengan menjaga area luka tetap lembap. Tidak hanya mempercepat penyembuhan, hal ini juga mencegah timbulnya rasa gatal yang membuat Anda ingin mengelupas bekas koreng.

American Academy of Dermatology menyarankan penggunaan petroleum jelly untuk melembapkan area luka dan mencegah terbentuknya bekas luka yang lebih besar. Anda pun bisa menggunakan pelembap lain seperti minyak kelapa, losion, atau salep.

  • Menjaga kebersihan luka

Meski koreng menandakan luka mulai berangsur sembuh, area luka yang lembap juga rentan terhadap infeksi bakteri. Infeksi akan menghambat proses penyembuhan, bahkan bisa memperparah luka yang sudah ada.

Jika luka dan bekas koreng terkena kotoran, segera bersihkan dengan air hangat dan sabun berbahan ringan. Gunakan lap lembut untuk menepuk-nepuk kulit hingga kering. Jangan menggosokkan handuk karena dapat mengelupas bekas koreng.

  • Menutup luka hanya jika dibutuhkan

Banyak orang meyakini bahwa cara terbaik menghilangkan bekas koreng adalah dengan menutupnya. Padahal, cara ini tidak sepenuhnya tepat. Anda hanya perlu menutup luka jika luka mengalami robek, berdarah, atau mengeluarkan cairan tertentu.

Penutup luka juga diperlukan apabila Anda adalah orang yang sangat aktif berolahraga. Tujuannya agar bekas koreng tidak mengelupas akibat gesekan dengan pakaian, anggota tubuh yang lain, atau peralatan berolahraga.

Baca Juga
Kesalahan Penggunaan Maskara yang Tanpa Sadar Telah Kita Lakukan Setiap Hari
Inilah Rahasia Kecantikan Wanita Korea yang Bisa Kita Ikuti
Bahaya Ancaman Kesehatan Mental Pada Orang yang Pernah Diselingkuhi

Pembentukan bekas koreng adalah tahap normal dari penyembuhan luka. Tanpa upaya perawatan sekalipun, bekas koreng dapat hilang dengan sendirinya begitu luka di bawahnya telah sembuh.

Walau demikian, kebanyakan orang tentu merasa tidak nyaman dengan rasa gatal akibat bekas koreng serta pengaruhnya terhadap penampilan. Kelima cara di atas bisa membantu mengatasi masalah mempercepat hilangnya koreng. (Dil)