ilustrasi

MANAberita.com – FRANSISKA Putri Seran (27) melakukan percobaan bunuh diri dengan cara mengonsumsi obat berlebihan (overdosis) dan menenggak air beracun dicampuri obat nyamuk. Beruntung nyawanya tertolong setelah dirawat di RSUPP Betun-Malaka.

Aksi nekat perempuan asal Oemofa ini dipicu masalah keluarga. Fransiska mengetahui suaminya selingkuh, memiliki wanita idaman lain (WIL). Korban pun tidak diterima keluarga suami di Malaka sehingga tinggal sementara di kos.

Melansir Pos Kupang, Fransiska mencoba bunuh diri di kos Bakateu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kamis (10/10), sekitar pukul 18.30 Wita. Korban ditemukan warga dalam kondisi sekarat, tergeletak di lantai kamar kos. Mulut korban berbui dan terdapat beberapa butir obat berbentuk tablet di sekitar korban.

Ditemukan juga satu botol berisikan air minum yang sudah dicampur obat nyamuk.

Korban bersama anaknya usia tujuh bulan tinggal di kos milik Polikarpus Nahak di Dusun Bakateu, Desa Wehali, baru tiga hari. Sementara sang suami, Sius Bitone, bekerja sebagai tukang di wilayah Harakakae.

Baca Juga
Sempat Dikira Masalah Ekonomi, Motif Guru Tari Dimutilasi karena Masalah Asmara Makin Menguat
Tahu Anak-Anaknya Hasil Perselingkuhan, Pria di Solo Tikam Istri Hingga Tewas
Pernah Mimpi Pacar Berselingkuh? Ternyata Ini 8 Alasannya

Keduanya tidak tinggal bersama di kos karena ada persoalan keluarga. Saat ditemukan, denyut nadi korban masih aktif sehingga dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Nyawa Fransiska berhasil ditolong sehingga kondisinya kembali pulih.

Fransiska akhirnya kembali ke kampungnya di Oemofa, Kabupaten Kupang, difasilitasi polisi. Semua biaya transportasi dari Malaka ke Kupang ditanggung Polsek Betun. Korban diarahkan kembali ke Kupang karena suaminya diduga sudah kabur ke TTU. (Dil)