Ilustrasi

MANAberita.com — Dugaan upaya penculikan nyaris dialami tiga anak perempuan di kota Palembang saat sedang menunggu waktu sholat di Masjid, Selasa (11/02) malam.

Beruntung, upaya tersebut kepergok seorang tukang parkir yang bergerak cepat menolong korban dan langsung mencekik leher pelaku.

Sempat terjadi adu mulut, pria misterius itu lalu mengaku sebagai ayah dari tiga anak perempuan yang sudah sangat ketakutan ketika peristiwa itu terjadi.

Keterangan ini disampaikan Firdaus (42), saksi mata sekaligus penjaga parkir di Masjid Nurul Hidayah Jalan RE Martadinata, Kelurahan Sei Buah, Kecamatan Ilir Timur II Palembang yang diketahui merupakan TKP dari peristiwa tersebut.

“Dia (pelaku) ngajak tiga anak itu pulang bersamanya. Tapi saya lihat dari kejauhan, ajakan itu ditolak bahkan mereka seperti ketakutan. Jadi langsung saya dekati sembari saya cekik dan tanya mau dia apa,” ujarnya melansir Sripoku.

Mendapat tindakan itu dari Firdaus, pria tersebut sontak begitu panik.

Kemudian secara spontan dengan suara ketakutan, pelaku berujar bahwa tiga gadis kecil itu merupakan anaknya.

“Dia ngomong, itu anak saya. Tangannya sambil menunjuk ke arah tiga anak itu. Entah yang mana dia tunjuk, tidak jelas arahnya,” kata Firdaus.

Tidak percaya dengan pengakuan itu, Firdaus kemudian bertanya kepada tiga anak tersebut mengenai perkataan pelaku.

Secara kompak ketiganya membantah ucapan pelaku yang mengaku sebagai ayah mereka.

“Saya tanya ke mereka, dek ini bapak kamu bukan. Mereka jawab bukan, nah disitu makin saya cekik dia. Orang itu cuma diam saja dengar bantahan dari anak-anak itu. Saya sempat juga bilang, kamu tahu tidak ini masjid. Disini tempatnya orang ibadah, kamu pahamkan. Dijawabnya iya, saya paham,” cerita Firdaus.

Namun cekikan itu kemudian ia lepaskan.

Sebab Firdaus merasa tidak memiliki cukup bukti untuk memperpanjang urusan tersebut.

Selang beberapa detik cekikan dilepaskan, pria tersebut kemudian langsung tancap gas melajukan motornya yang memang telah menyala sejak awal mendekati ketiga korbannya.

“Waktu itu cuma saya sendiri yang mendekat ke orang itu. Sedangkan yang lain lagi sibuk atur parkiran karena saat itu magrib menjelang isya.

Jadi cukup ramai juga yang datang. Kalau saja ada teman saya yang mendekat waktu itu, sudah kami amankan orang itu di pos jaga,” ujarnya.

Firdaus berujar sudah lebih dari satu tahun ia bertugas menjaga parkir di Masjid Nurul Hidayah Jalan RE Martadinata Palembang.

Selama itu, ia berujar bahwa upaya penculikan baru terjadi kali itu disana dan berharap tidak akan terulang lagi ke depannya.

“Kalau bisa jangan terulang lagi. Semoga saja itu kejadian pertama dan terakhir kalinya,” harap dia.

Sementara, remaja yang nyaris menjadi korban penculikan pun turut angkat bicara.

DA (12) bersama kakeknya, Dadang (67) sedang berada di rumah mereka yang terletak di Jalan Serda KKO Usman Ali, Kelurahan Sei Buah Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Jarak rumah mereka berselang sekira 300 meter dari Masjid Nurul Hidayah tempat DA dan dua gadis kecil lainnya nyaris jadi korban penculikan.

“Iya benar, waktu malam itu saya sama adik dan sepupu, hampir ditarik sama orang tidak dikenal. Orangnya bapak-bapak yang sudah tua,” ujar DA.

Dikatakan siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di kota Palembang ini, peristiwa tak terduga itu terjadi ketika ia bersama sepupu dan adiknya tengah duduk menunggu pergantian waktu dari magrib ke isya.

“Bapak itu mendekati kami dan maksa untuk ikut sama dia,” ucapnya.

Beruntung, ada seorang penjaga parkir di masjid yang diketahui merupakan Firdaus, datang dan menolong mereka.

“Untungnya ada tukang parkir disana. Sempat cekik leher bapak-bapak yang maksa kami itu dan kemudian bapak itu langsung pergi,” tuturnya.

Dadang (67) kakek DA mengatakan, keluarganya baru mengetahui kejadian tersebut selang satu hari setelahnya. 

Sebab cucunya itu sama sekali tidak menceritakan kejadian buruk yang sudah dialaminya. 

Baca Juga
Gara-Gara Selfie Dengan Wanita Cantik, Pegawai Minimarket di Bogor Dianiaya Geng Motor, Kok Bisa?
Jangan Memaki, Ini Cara Tepat Berkomunikasi dengan Anak yang Salah
Diduga Bertindak Melampaui Kewenangan, Bank Mandiri KC Palembang Sudirman Turut Digugat ke Pengadilan

Pihak keluarga mengenai kejadian itu dari keterangan tetangga yang mendapat cerita dari penjaga parkir di Masjid Nurul Hidayah. 

 “Coba saja kalau kita tahu lebih awal, pasti akan ada tindakan. Misalanya melapor ke polisi atau bagaimana. Tapi kami justru baru tahu setelah satu hari kejadian itu,” ucapnya. rban penculikan. (Alz)