Ilustrasi

MANAberita.com – SEORANG buruh nekat paksa coba bikin hamil gadis lantaran cinta ditolak.

Ia melakukannya karena cintanya ditolak. Gadis ini berinisial MD (22).

Buruh ini merudapaksa MD berharap hamil dan bisa menikahinya.

Berikut ini, kisah cinta buruh ditolak gadis, berujung sang buruh memerkosa gadis tersebut.

Aksi percobaan pemerkosaan Agus Supriyanto (27) terhadap MD berujung ke pihak berwajib.

Aksi itu dilakukan di rumah korban, bersebelahan dengan rumahnya di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Rabu (26/02) 02.00 WIB.

Menurut tersangka Agus Supriyanto, sudah menyukai korban sejak tujuh tahun lalu atau saat korban masih berusia 15 tahun.

Namun perasaan cinta tersangka terhadap korban bertepuk sebelah tangan.

Lantaran korban menolak cinta tersangka, maka tersangka memiliki niat untuk menyetubuhi korban dengan

harapan setelah korban hamil, dia mau menikah dengan tersangka.

Niat tersebut dilancarkan tersangka pada Rabu (12/02) saat mengintip korban melalui jendela kamarnya.

“Saat itu saya pulang dari nongkrong, lalu saya mendatangi kamar korban yang berada di sebelah rumah saya, kondisi saya sadar dan tidak terpengaruh minuman keras maupun obat,” terangnya.

Ketika itu korban sedang tidur terlentang menggunakan kaos merah muda dan celana panjang motif garis-garis.

Melihat kemolekan tubuh korban, semakin memantapkan niat tersangka.

Apalagi saat itu jendela kamar korban tidak terkunci dari dalam dan kondisi lingkungan yang sepi sehingga tersangka mudah masuk ke dalam kamar korban.

Setelah berhasil masuk ke kamar korban dengan cara melompati jendela, tersangka mendekati korban dengan cara merangkak.

Rasa birahi yang membuncah yang dirasakan tersangka membuatnya meraba-raba tubuh korban mulai dari kaki.

Ketika sampai di area sensitif korban, korban tersadar lantas kaget.

Saat korban berniat berteriak, sigap tersangka membekap dengan tangan sekaligus mencekik korban.

“Belum sampai meraba-raba lebih ke dalam tetapi korban sudah bangun, jadi saya merespons membekap korban,

sebenarnya tidak tega namun saya takut jika korban berteriak,” beber Agus.

Namun korban terus melawan hingga mengakibatkan luka-luka di tubuhnya.

“Saya menyesal melakukan perbuatan ini, saya masih cinta kepada korban,” ungkap pria yang bekerja

Sementara Kapolsek Mijen kompol Budi Abadi menerangkan tersangka ditangkap oleh orangtua korban.

Saat itu mereka mendengar kegaduhan di kamar anaknya, orang tua korban curiga lalu memeriksa.

Tetapi kamar anaknya terkunci sehingga orang tua korban mendobrak pintu tersebut.

Setelah itu orang tua korban langsung mengamankan tersangka.

“Korban mengalami luka-luka di bagian wajah, leher dan mata sebelah kiri merah akibat cengkraman tangan tersangka,” katanya.

Dikatakan Kapolsek tersangka kini dijerat pasal 285 junto pasal 53 ayat 1 KUHP atau pasal 289 junto pasal 53 ayat 1 KUHP

yakni percobaan kejahatan terhadap kesusilaan atau tindakan penganiayaan atau tindakan kejahatan-kejahatan Tindakan

kejahatan terhadap kemerdekaan orang.

Baca Juga
Waduh! Demi Uang, TKW Indonesia Nekat Selundupkan Narkoba dalam V4gina
Pergoki Istrinya Selingkuh, Pria di Jember ini Malah Dibunuh Lalu Dikubur di Lantai Mushola
Inul Daratista Curhat Tentang Dendam 15 Tahun Lalu, Anak Rhoma Irama Angkat Bicara

“Tersangka terancam dengan hukuman maksimal delapan tahun penjara, sekarang dia masih mendekam di

tahanan Mapolsek Mijen,” tegas Kapolsek. (Alz)