Gadis ‘dihamili’ ikan

MANAberita.com — KIMBERLY Robles Besinal, gadis 17 tahun asal pulau Albay di Filipina, menceritakan kisah yang ia alami pada Juni 2018 lalu ketika ia dituduh hamil oleh keluarganya.

Dilansir Himedik, kisah bermula saat dirinya merasa perutnya semakin membesar dan mengalami berbagai gejala. Hal ini pun membuat keluarganya marah lantaran mengira Kimberly memiliki pacar rahasia.

“Aku mengalami kesulitan bernapas dan dadaku terasa kencang. Aku merasa ada yang mencekikku. Keluargaku mengira aku hamil, tetapi aku tidak punya pacar,” tutur Kimberly.

Keluarganya pun meminta Kimberly melakukan USG. Hal yang membuat mereka terkejut adalah hasil gambar pencitraan menunjukkan ‘janin’ Kimberly berbentuk layaknya seekor ikan.

Keluarganya pun mulai menuduh Kimberly telah melakukan hubungan intim dengan ikan secara diam-diam hingga menyebabkannya hamil.

Kecurigaan mereka semakin kuat karena didukung dengan adanya mitos di Filipina serta hobi Kimberly yang suka berenang tanpa mengenakan pakaian dalam.

“Mereka percaya bahwa aku hamil oleh makhluk mitos karena aku dulu suka berenang di laut tanpa mengenakan celana dalam,” sambungnya.

Tapi, setelah satu tahun berlalu, ‘bayi’ yang dikandung Kimberly tak kunjung lahir, hingga akhirnya ia harus pergi ke dokter untuk memeriksakannya lagi.

Pada pemeriksaan kedua ini diketahui bahwa ‘janin’ tersebut bukanlah janin ikan, melainkan kista ovarium.

“Pemindaiannya benar-benar menyerupai ikan, tapi ternyata tidak. Dia memiliki kista indung telur. Tidak mungkin mengandung ikan di dalam indung telurnya,” ujar Dr.M Fernandez, obgyn yang merawat Kimberly.

Berat badan Kimberley juga telah meningkat dari 40 kilogram menjadi 50 kilogram.

Ayahnya, Pablo Robles, pun mengatakan keluarganya telah menerima bahwa Kimberly tidak hamil, baik dari anak lelaki setempat atau ikan.

Baca Juga
Gara-Gara Tak Sabar Menunggu, Pelanggan Pukuli Penjual Pecel Lele
Tak Hanya Putri Diana, Inilah Deretan Skandal Keluarga Kerajaan yang Sempat Menghebohkan, Dari Pesta Seks Hingga Jual Aset Negara
Video Mesum Pelajar ‘Jangko Kasi Nyala Blitznya’ Viral, Begini Kata Kak Seto

Penduduk setempat di pulau kecil Manaet di wilayah Bacacay memang memiliki kepercayaan bahwa perempuan harus menghindari laut selama lima hari setelah masa menstruasi.

Keyakinan ini berasal dari takhayul Filipina kuno yang mengatakan jika perempuan yang sedang menstruasi berenang di laut tanpa pakaian dalam, organisme (di dalam laut) dapat masuk ke vaginanya dan menyebabkan perempuan itu hamil. (Dil)